3 Manfaat Terapi Sengat Lebah untuk Kesehatan, Berani Coba?

Disengat lebah tak selalu merugikan bagi Anda karena rasa nyeri hebat yang ditimbulkan sengatan tersebut. Sengatan lebah kini juga dijadikan terapi untuk beberapa kondisi kesehatan tertentu, lho. Terapi sengat lebah adalah jenis terapi alternatif yang menggunakan sengatan lebah pada titik-titik tertentu di tubuh. Terapi ini juga dikenal sebagai terapi racun lebah atau apitherapy.

Manfaat terapi sengat lebah

Menurut beberapa terapis dan ahli sengat lebah, racun lebah mengandung senyawa dengan efek antiradang. Senyawa ini diyakini dapat meningkatkan penyembuhan kondisi tertentu dan mengurangi rasa sakit. Salah satu senyawa yang mengandung sifat antiradang di dalam sengatan lebah adalah melittin.

Selengkapnya, berikut adalah beberapa manfaat dari sengat lebah:

1. Radang sendi atau rematik

Menurut jurnal ilmiah Acupuncture Research pada tahun 2008, sengat lebah bisa membantu mengobati rematik. Penelitian ini melibatkan 100 orang yang memiliki rematik. Para peserta tersebut diberi obat, ada yang menggunakan terapi sengat lebah dan ada yang menggunakan obat rematik pada umumnya.

Setelah tiga bulan pengobatan, kedua kelompok menunjukkan adanya gejala rematik mereka berkurang. Gejala rematik yang berkurang antara lain seperti sendi yang bengkak, sendi terasa kaku, dan nyeri pada sendi. Lalu didapatkan hasil bahwa pasien rematik yang melakukan terapi sengat lebah lebih jarang kambuh dibanding orang yang hanya minum obat-obatan biasa.

2. Multiple sclerosis

Terapi sengat lebah dinyatakan membawa segenap manfaat bagi orang dengan multiple sclerosis menurut penelitian dari jurnal Neurology pada tahun 2005.

Penelitian ini melibatkan 26 pasien multiple sclerosis ini dibagi menjadi dua kelompok. Pertama ada kelompok yang diberi pengobatan terapi sengat lebah, dan yang satu lagi tidak diberikan obat apa pun. Selama 24 minggu masa penelitian, peneliti menemukan bahwa terapi sengat lebah bisa membuat kelompok pertama jadi jarang kambuh dibanding dengan kelompok yang tidak menjalani pengobatan apa pun.

3. Sebagai pereda rasa sakit atau nyeri

Sebuah peneliyian dari Oxford University di tahun 2005 juga menemukan bahwa racun lebah memiliki sifat penghilang rasa sakit yang ampuh. Selain itu, Swedish Medical Center juga menyatakan, bahwa zat adolapin yang ada dalam sengatan lebah memiliki sifat analgesik yang bisa mengurangi atau menghilangkan rasa sakit di beberapa bagian tubuh seperti kaki dan tangan.

Ada yang harus diperhatikan sebelum mencoba terapi sengat lebah

Bila Anda menggunakan terapi ini, mungkin Anda akan mengalami reaksi alergi. Dalam beberapa kasus, terapi sengatan lebah dapat memicu syok anafilaktik yang bisa fatal akibatnya.

Terapi sengat lebah juga dikenal menyebabkan rasa sakit atau nyeri parah, serta efek samping lainnya seperti kecemasan, pusing, insomnia, perubahan tekanan darah, dan palpitasi jantung.

Selain itu, ada beberapa kekhawatiran bahwa terapi sengat lebah dapat mengganggu fungsi kekebalan tubuh. Dalam laporan 2009 yang diterbitkan dalam Journal of Internal Medicine di Korea, peneliti berpendapat bahwa terapi sengat lebah dapat meningkatkan risiko lupus (gangguan autoimun).

Selanjutnya, laporan pada tahun 2011 dari World Journal of Hepatology mengatakan bahwa bahwa terapi lebah mungkin menimbulkan efek beracun bagi organ hati. Maka itu, sangat disarankan bagi Anda untuk konsultasi dulu sebelum menggunakan sengat lebah pada ahli atau terapis profesional.

The post 3 Manfaat Terapi Sengat Lebah untuk Kesehatan, Berani Coba? appeared first on Hello Sehat.

Original Article