5 Perubahan Mungkin Terjadi Selama Menjalani Pengobatan Kanker Payudara

Setelah didiagnosis kanker payudara, hidup Anda mungkin memang tidak akan lagi sama. Tapi, dengan mengetahui apa saja perubahan yang terjadi selama pengobatan kanker payudara, paling tidak hal tersebut akan membantu Anda menghadapi berbagai efek sampingnya. Apa saja perubahan yang mungkin dirasakan? Simak ulasannya dalam artikel ini.

Berbagai perubahan yang terjadi selama pengobatan kanker payudara

1. Perasaan jadi campur aduk

Anda pasti akan mengalami beberapa tahap perubahan emosional setelah didiagnosis kanker payudara. Anda mungkin merasa kaget, sedih, marah, kecewa, bahkan hancur. Anda mungkin juga merasa takut akan masa depan karena Anda tidak tahu apa yang akan terjadi dengan kehidupan Anda. Memiliki perasaan dan reaksi yang bercampur aduk ini sangatlah normal.

Anda memang membutuhkan waktu untuk memahami dan menerima kenyataan ini. Namun, jangan terlalu lama tenggelam dalam kesedihan Anda. Bangkitlah dan tetaplah berpikir positif. Jika Anda termasuk orang yang optimis, Anda pasti bisa melewati segala perubahan yang terjadi selama proses pengobatan.

Jangan sungkan untuk meminta bantuan orang-orang di sekitar Anda, terutama orangtua, pasangan, kerabat terdekat, dan para sahabat. Dukungan dari orang terdekat di sekitar Anda akan memberikan banyak stimulus yang positif selama pengobatan kanker payudara berlangsung.

2. Perubahan fisik

Efek samping pengobatan kanker payudara seperti kemoterapi dan radioterapi dapat menyebabkan beberapa perubahan fisik yang umumnya bersifat sementara dan bisa memudar seiring berjalannya waktu. Beberapa efek samping pengobatan kanker payudara yang paling sering muncul di antaranya:

  • Merasa mual
  • Kelelahan
  • Muncul sariawan atau sensasi perih dalam mulut
  • Pembengkakan di area yang terkena sinar radiasi
  • Perubahan warna kulit dan kuku menjadi lebih gelap
  • Rambut rontok
  • Kehilangan nafsu makan, yang pada akhirnya menyebabkan penurunan berat badan secara drastis
  • Perubahan dalam mengartikan rasa dan bau
  • Gangguan siklus menstuasi
  • Mengalami gangguan tidur

3. Perubahan bentuk payudara

Payudara merupakan bagian penting dari identitas wanita. Tapi, operasi payudara akan menimbulkan beberapa perubahan dalam penampilan Anda. Tidak hanya menyebabkan bekas luka, operasi payudara juga akan membuat Anda kehilangan salah satu atau bahkan kedua payudara Anda, yang pada akhirnya akan berpengaruh pada perubahan bentuk payudara Anda.

Bagi beberapa pasien, operasi lumpektomi menyebabkan meningkatknya rasa takut akan kekambuhan dan risiko depresi yang lebih besar, karena merasa tidak percaya diri dengan bentuk payudara setelah operasi. Tapi, Anda bisa mempertimbangkan melakukan rekonstruksi payudara dan prostesis payudara untuk membantu mengatasi perubahan bentuk payudara Anda selama pengobatan kanker payudara berlangsung. Konsultasikan ke dokter mengenai metode ini.

4. Masalah kesuburan

Pengobatan kanker payudara, terutama kemoterapi dan terapi hormonal juga bisa memberikan dampak pada kesuburan Anda. Banyak obat kemoterapi bisa mengurangi kadar estrogen dan menyebabkan menopause dini. Hal ini akan membuat Anda tidak subur selama sementara waktu atau bahkan permanen.

Itu sebabnya, bagi Anda yang mungkin belum menikah, yang sudah menikah dan ingin memiliki anak, atau yang sudah memiliki anak tapi masih harus menyusui, diskusikan masalah ini kepada dokter sebelum memulai pengobatan kanker payudara. Tanyakan tentang pilihan lain untuk menjaga kesuburan Anda.

Bagi wanita yang sudah melakukan tindakan pengangkatan satu payudara (mastektomi), Anda masih bisa menyusui dengan satu payudara lainnya. Namun, jika Anda menjalani mastektomi ganda, Anda mungkin bisa mempertimbangkan untuk menggunakan alat pelengkap perawatan khusus untuk menyusui.

5. Perubahan kehidupan seks

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, kanker payudara akan memengaruhi setiap aspek kehidupan Anda. Tidak terkecuali dalam kehidupan seksual. Mungkin nantinya Anda akan sulit untuk membangun romantisme dengan pasangan atau hubungan intim jangka panjang yang dilakukan selama perawatan kanker payudara.

Anda mungkin menginginkan keintiman dan kasih sayang bersama pasangan. Akan tetapi, perubahan hormon secara signifikan akan membuat Anda mengalami mood swing atau perubahan suasana hati yang tidak menentu, penurunan gairah seksual, kekeringan vagina, dan kelelahan. Sehingga, seks bersama pasangan mungkin akan menjadi tantangan yang lebih berat.

Bicarakan perubahan ini secara gambalang dan terbuka dengan pasangan terkait segala hal yang terjadi pada diri Anda. Selain itu, jangan sungkan untuk meminta bantuan ke dokter spesialis ginekologi atau para terapis dan konselor. Terkadang akan sulit bagi pasangan untuk berkomunikasi sendiri. Nah, terapis atau konselor akan membantu Anda untuk memulai percakapan.

The post 5 Perubahan Mungkin Terjadi Selama Menjalani Pengobatan Kanker Payudara appeared first on Hello Sehat.

Original Article