5 Tips Turun Berat Badan Untuk Orang yang Punya Hipotiroidisme

Hipotiroidisme adalah gangguan metabolisme tubuh karena kelenjar tiroid tidak mampu memproduksi hormon yang cukup. Hormon yang dihasilkan dari kelenjar ini mengatur proses metabolisme tubuh untuk menghasilkan energi. Maka, gejala khas dari hipotiroidisme adalah gampang capek dan sering tidak enak badan. Selain itu, orang yang punya hipotiroidisme juga cenderung sulit menurunkan berat badan karena metabolisme tubuhnya lambat.

Hipotiroidisme merupakan gangguan yang cukup umum karena penyebabnya bervariasi dan dapat dialami oleh siapa saja. Jika Anda salah satu orang yang punya hipotiroid, jangan kawatir. Baca dulu tips menurunkan berat badan khusus untuk hipotiroidisme.

Tips menurunkan berat badan untuk orang dengan hipotiroidisme

1. Konsultasi dulu ke dokter

Sebelum coba-coba tips menurunkan berat badan apa pun, orang dengan hipotiroidisme perlu konsultasi dulu ke dokter. Dokter akan lebih dulu mendiagnosis penyebab masalah tiroid Anda dengan menentukan kadar hormon tiroid dalam darah Anda. Pengobatan umum untuk hipotiroidisme adalah terapi hormon tiroid sintetis yang biasanya berlangsung seumur hidup.

Dokter kemudian juga akan memberikan tips atau perawatan tentang mengendalikan gejala hipotiroid, menjaga kesehatan secara keseluruhan, hingga bahkan memberikan resep obat agar kondisi Anda tidak drop saat sedang berusaha menurunkan berat badan.

2. Tidur cukup

Salah satu hal terpenting yang dapat Anda lakukan saat mengikuti tips menurunkan berat badan adalah tidur cukup. Para ahli menyatakan bahwa wanita yang tidurnya sering kurang dari 5 jam lebih mudah mengalami kenaikan berat badan dibanding dengan wanita yang cukup tidur 7-8 jam setiap malam.

Bahkan wanita yang tidur hanya 5 jam per malam memiliki risiko 15% lebih tinggi untuk mengalami obesitas. Maka dari itu, penuhi waktu istirahat yang cukup sehari-hari demi keberhasilan untuk menurunkan berat badan.

3. Coba tingkatkan metabolisme tubuh

Metabolisme orang hipotiroidisme yang berjalan lambat masih dapat diperbaiki. Bagaimana caranya? Dengan rutin olahraga yang membangun massa otot. Selain itu, Anda juga perlu mengimbanginya dengan minum air putih yang cukup dan makan makanan sehat yang dapat meningkatkan metabolisme tubuh.

4. Hindari makanan berikut

Ada beberapa makanan yang kandungannya dapat mengganggu fungsi hormon tiroid. Berikut contohnya:

  • Kedelai. Kacang kedelai mengandung senyawa fitoestrogen yang dapat menghambat aktivitas enzim yang membuat hormon tiroid.
  • Makanan beryodium tinggi. Makan makanan yang kaya yodium sebetulnya baik untuk fungsi tiroid. Namun hati-hati, terlalu banyak makan makanan mengandung yodium seperti ikan dan garam dapur dapat menyebabkan efek yang berlawanan dan makin memperlambat aktivitas kelenjar tiroid.
  • Suplemen zat besi dan kalsium. Mengonsumsi suplemen zat besi atau kalsium dapat mengubah efektivitas obat tiroid.

5. Konsumsi makanan berikut

Makanan yang mengandung nutrisi berikut dapat meningkatkan kesehatan dan dapat mendukung metabolisme Anda.

  • Buah dan sayuran yang kaya antioksidan. Ceri, blueberry, stroberi, tomat dan adalah sebagian kecil dari makanan kaya antioksidan yang dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan dan bermanfaat bagi kelenjar tiroid.
  • Makanan kaya selenium. Selenium dibutuhkan tubuh untuk menghasilkan enzim yang membuat hormon tiroid berfungsi dengan baik. Makan makanan kaya selenium, seperti kuaci atau kacang Brazil bisa dicoba untuk dikonsumsi sebagai camilan.
  • Makanan kaya tirosin. Tirosin merupakan salah satu asam amino yang dibutuhkan tubuh untuk menghasilkan T3 dan T4 pada hormon tiroid. Silakan konsumsi daging, susu, dan kacang polong untuk mendapatkan manfaat tirosin.

The post 5 Tips Turun Berat Badan Untuk Orang yang Punya Hipotiroidisme appeared first on Hello Sehat.

Original Article