7 Tips Mencegah dan Mengatasi Jerawat di Bokong

Tak hanya di wajah, jerawat bisa muncul di bagian tubuh lain, termasuk bokong Anda. Namun, jerawat di bokong ini sedikit berbeda dengan jerawat di wajah Anda, baik penyebabnya maupun cara perawatannya.

Jerawat di bokong muncul karena folliculitis, yang biasanya disebabkan ketika bakteri Staphylococcus aureus menginfeksi folikel rambut. Biasanya bakteri ini hidup di kulit tanpa menyebabkan masalah, tapi ketika bakteri masuk ke dalam melalui kulit, ini dapat menyebabkan infeksi. Jika infeksi ini semakin memburuk, ini bisa menyebabkan bisul yang menyakitkan.

Dalam banyak kasus, jerawat yang muncul di bokong ini akan hilang dengan perawatan di rumah biasa.

Perawatan alami untuk mengatasi jerawat di bokong

Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mencegah sekaligus mengatasi jerawat di bokong. Anda bisa melakukan beberapa cara ini di rumah.

1. Rajin mandi

Salah satu cara paling penting untuk mencegah infeksi adalah mandi secara teratur dengan sabun antibakteri yang baik. Mandi dengan bersih setiap hari di pagi dan sore hari atau setelah Anda selesai beraktivitas. Ini dapat membantu menyingkirkan kotoran dan penumpukan bakteri dari keringat.

Selain itu, selalu mandi setelah selesai olahraga. Membiarkan keringat dan kotoran pada kulit Anda setelah berolahraga dapat menjadi penyumbang jerawat terbesar.

2. Kenakan pakaian yang longgar

Gesekan yang disebabkan pakaian ketat dapat mengiritasi folikel di bokong, memicu benjolan merah dan jerawat. Oleh karena itu, sebaiknya pakailah pakaian yang lebih longgar dan memberi ruang untuk kulit Anda bernapas.

Pilih pakaian berbahan katun, terutama untuk pakaian dalam. Hindari pakaian berbahan poliester atau nilon.

3. Duduk di atas lap hangat

Basahi kain lap dengan air hangat, tetapi jangan terlalu panas. Perlahan tempatkan kain lembap di atas area di bokong Anda yang berjerawat. Kehangatan akan menenangkan dan dapat membantu membuka pori-pori serta menarik beberapa bakteri dan nanah. Anda juga bisa mandi air hangat atau menggunakan mandi sitz.

4. Hindari pelembut kain

Kulit beberapa orang bisa sensitif terhadap kain atau produk cucian. Itu sebabnya sebagian besar merek deterjen menawarkan versi hypoallergenic.

Jika Anda curiga bahwa detergen, pelembut pakaian, atau pengering rambut mungkin menyebabkan timbulnya jerawat di bokong, maka hindari bahan-bahan tersebut atau cari bahan alternatifnya.

5. Eksfoliasi

Eksfoliasi yaitu mengangkat sel-sel kulit mati dan kotoran yang dapat menyumbat folikel dan membuat infeksi. Namun, melakukan eksfoliasi dengan scrub dapat mengiritasi folikel yang sudah meradang dan membuat jerawat lebih buruk.

Maka itu, lakukan eksfoliasi dengan lembut, dengan menggunakan kain lembut atau waslap. Jika jerawat di bokong Anda meradang atau terasa perih, sebaiknya jangan lakukan eksfoliasi.

6. Air garam

Larutan garam dapat membantu mengobati infeksi ringan. Campurkan satu sendok teh garam meja dengan dua cangkir air dan basahi handuk atau waslap bersih dengan larutan ini. Kemudian, lap lembut ke area jerawat di bokong.

7. Obat-obatan bebas

Jika jerawat di bokong Anda ringan, menggunakan benzoil peroksida untuk mandi bisa menjadi perawatan yang baik. Benzoil peroksida membantu membersihkan pori-pori untuk mengurangi jerawat. Zat ini juga memiliki sifat antiradang.

Selain itu, Anda juga bisa mengoleskan losion asam laktat yang dapat membantu membuang sel-sel kulit mati. Dengan begitu, kulit bokong Anda jadi lebih halus.

The post 7 Tips Mencegah dan Mengatasi Jerawat di Bokong appeared first on Hello Sehat.

Original Article