8 Hal Tak Terduga yang Diam-Diam Membuat Anda Sulit Tidur Nyenyak

Sudah berencana untuk tidur lebih awal, tapi badan rasanya sulit diajak kompromi? Anda juga sudah berusaha menghindari minum kopi di sore hari agar mata bisa terpejam tepat waktu. Namun, kenapa masih saja susah tidur, ya?

Hmm… Penyebabnya bisa jadi adalah apa yang Anda sering lakukan tanpa sadar di malam hari. Sejumlah kebiasaan ini bahkan tampak sepele dan sekilas tidak ada hubungannya dengan waktu tidur.

Bukan sulap bukan sihir, delapan hal ini nyatanya bikin Anda susah tidur

1. Makan makanan manis sebelum tidur

mencegah diabetes bagi orang yang suka makanan manis

Coba ingat-ingat kembali, apakah Anda hobi makan makanan manis beberapa jam menjelang waktu tidur? Jika ya, bisa jadi itu salah satu penyebab Anda susah tidur. Makanan manis yang dimakan sesaat sebelum waktu tidur bisa membuat gula darah melonjak karena sistem pencernaan bekerja lebih lambat untuk memecah glukosa sepanjang malam.

Jika tubuh Anda kelebihan gula, gula akan menarik air dari jaringan tubuh Anda. Hal ini akan menyebabkan Anda merasa haus dan membuat Anda ingin minum terus menerus. Gula darah tinggi pada malam hari pada akhirnya menyebabkan Anda sering terbangun untuk bolak-balik buang air kecil.

Akibatnya, tidur jadi tidak nyenyak.

2. Kamar tidur terlalu sunyi

tubuh pendek akibat kurang tidur

Kamar tidur yang sunyi sebenarnya ideal untuk membuat Anda terlelap. Namun, seorang spesialis tidur, Michael J. Breus, PhD. menjelaskan bila kamar tidur terlalu tenang dan sunyi, maka suara yang kecil sekalipun akan mudah sekali terdengar.

Ini yang tanpa sadar memicu otak untuk memusatkan fokus terhadap suara tersebut hingga membuat Anda malah semakin waspada terhadap lingkungan sekitar.

Tentunya, hal ini berbeda pada setiap orang. Ada orang yang kesulitan tidur karena suara bising atau bahkan tidak kunjung terlelap karena terlalu sunyi, sehingga butuh sedikit suara sebagai pengantar tidur.

3. Tidak memakai kaus kaki saat tidur

sumber: thisisinsider

Bila Anda terus-terusan susah tidur, ada baiknya coba trik simpel berikut: pakai kaus kaki saat tidur. Menurut National Sleep Foundation, kaus kaki bisa menjaga kaki dalam keadaan hangat yang kemudian akan memicu pelebaran pembuluh darah. Hal ini secara perlahan dapat membantu mengatur suhu tubuh, hingga akhirnya membuat Anda merasa mengantuk dan tidur lebih cepat.

4. Tidak meletakkan handphone jauh dari tempat tidur

dampak negatif handphone pada kehidupan seks

Sebaiknya, jauhi handphone, laptop, tablet, dan perangkat elektronik lainnya ketika Anda hendak tidur. Bila perlu, aktifkan mode malam hari atau biarkan handphone dalam keadaan mati.

Bukan tanpa alasan, sebab semua perangkat elektronik memancarkan cahaya biru (blue light) yang dapat menggangu produksi hormon melatonin dalam tubuh. Padahal, melatonin merupakan hormon pemicu rasa kantuk yang bertugas menjaga Anda terlelap sepanjang malam.

Oleh karena itu, Anda dianjurkan untuk menjauhi perangkat elektronik di malam hari menjelang waktu tidur.

5. Sudah lama tidak ganti bantal

jemur bantal guling buat apa

Bantal idealnya harus rutin diganti dengan yang baru setidaknya tiap 12-18 bulan. Pasalnya, semakin lama digunakan, maka akan semakin banyak kotoran yang bersarang di sana, mulai dari kulit mati, rambut, jamur, tungau, serta debu.

Seiring berjalannya waktu, semua zat tersebut bisa menyebabkan gejala alergi yang meliputi bersin; batuk; pilek; hingga hidung dan mata gatal. Semua hal ini tentu bisa mengganggu kenyamanan tidur Anda.

Sebuah penelitian menemukan bahwa orang-orang yang memiliki alergi berisiko dua kali lipat untuk mengalami insomnia, dan juga berisiko menderita penyakit sleep apnea obstruktif.

Bantal yang sudah usang juga cenderung mengempis sehingga tidak dapat menyangga leher dan kepala Anda dengan baik selama tidur. Hal ini bisa menyebabkan otott-otot leher kaku karena salah bantal, keluhan yang sangat sepele tapi amat mengganggu aktivitas.

Jangan lupa untuk rutin mencuci dan mengganti sarung bantal, sarung guling, seprei, dan selimut Anda.

6. Makan terlalu banyak di malam hari

Makanan pembakar lemak di malam hari

Selama tidur, sistem metabolisme dan pencernaan di dalam tubuh sedang “memulihkan” diri dengan beristirahat. Jika porsi makan malam Anda terlalu banyak, terutama bila Anda makan lagi menjelang waktu tidur, maka kerja sistem pencernaan akan terganggu. Kondisi ini yang tentunya tidak baik untuk kesehatan metabolisme tubuh, karena bekerja bersamaan dengan waktu tidur yang malah akan mengacaukan tidur Anda.

7. Makan makanan pedas

makan makanan pedas

Bukan hanya makanan manis saja yang perlu dihindari sebelum tidur, makanan pedas juga. Pasalnya, sensasi panas dan pedas dari capsaicin dalam cabai dapat meningkatkan suhu tubuh yang bikin tidak nyaman. Padahal, suhu tubuh seharusnya turun di malam hari agar bisa tidur nyenyak.

Selain itu, kebanyakan makanan pedas sebelum tidur juga bisa membuat Anda bolak-balik BAB sepanjang malam karena perut mulas.

Maka, hindari menu makanan yang terlalu pedas untuk makan malam.

8. Mendapat kabar baik

alasan menikah yang salah

Umumnya, stres atau cemas hingga badan yang terlalu kecapekan membuat Anda susah tidur. Namun, tahukah Anda kalau mendengar kabar baik dan bahagia juga bisa mengakibatkan hal yang sama?

Ya. Mendapat atau mendengar berita baik, baik untuk diri sendiri maupun orang terdekat, seperti kenaikan jabatan, pertunangan, hingga pindah ke rumah impian, secara tidak langsung membuat Anda sulit terlelap.

Ini karena mendengar kabar baik merangsang otak untuk melepaskan hormon mood baik serotonin dalam jumlah banyak sementara juga menghasilkan adrenalin dan kortisol, yang meningkatkan detak jantung dan membuat Anda semangat.

Ketika Anda berbaring di atas ranjang setelah mendapat kabar baik, perasaan bahagia dan bersemangat membuat Anda berpikir tentang hari berikutnya dan membayangkan berbagai skenario berbeda. Semakin Anda fokus memikirkannya, pikiran Anda akan semakin berlomba untuk berimajinasi sehingga Anda jadi semakin segar.

The post 8 Hal Tak Terduga yang Diam-Diam Membuat Anda Sulit Tidur Nyenyak appeared first on Hello Sehat.

Original Article