8 Pertanyaan yang Paling Sering Diajukan Seputar USG Jantung (Ekokardiografi)

Kesan pertama Anda ketika mendengar dokter menyarankan Anda menjalani USG jantung mungkin cuma satu: bengong bertanya-tanya — bukannya USG hanya untuk memeriksa kehamilan saja? Eits, belum tentu. Simak artikel ini untuk tahu informasi lengkap seputar USG jantung, atau yang juga disebut ekokardiografi, termasuk persiapan, prosedur, tujuan, dan apakah ada risiko efek sampingnya.

Apa itu ekokardiografi?

Ekokardiografi adalah sebuah alat yang dapat mengeluarkan gelombang suara ultrasonik ( untuk memindai kondisi jantung, termasuk struktur dan fungsinya. Karena itulah ekokardiografi juga disebut sebagai USG jantung.

Namun, ekokardiografi berbeda dengan elektrokardiografi (EKG) atau yang biasa disebut rekam jantung. Keduanya memiliki fungsi berbeda, tapi tak jarang saling melengkapi.

Apa tujuan ekokardiografi?

Dengan ekokardiografi, Anda dapat menilai fungsi dan struktur jantung secara langsung (real-time) secara akurat. Dengan alat ini Anda dapat melihat apakah fungsi jantung Anda baik, apalagi jika dilakukan setelah serangan jantung. Ekokardiografi juga dapat memberi tahu Anda bagaimana gerakan katup jantung, dinding jantung, dan sebaik apa aliran darah di bilik jantung.

Apa saja komponen alat ekokardiografi?

Alat USG jantung sama dengan alat USG perut atau hamil — terdiri dari joystick pemindai (probe) yang terhubung kabel untuk disentuhkan ke tubuh dan layar komputer pembaca data. Namun wujud probe ini sedikit berbeda dengan probe yng biasa digunakan pada USG perut. Probe pada alat ekokardiografi lebih kecil. Joystick inilah yang bertugas mengeluarkan gelombang suara ultrasonik yang akan masuk ke dalam tubuh dan memantul lagi sebagai data gambar yang muncul di layar mesin.

Bagaimana prosedur ini dilakukan?

Anda akan diminta untuk membuka pakaian dari dada sampai ke pinggang dan kemudian berbaring di kasur. Dokter akan menaruh probe di atas dada yang telah diberi gel. Gel ini dimaksudkan agar alat probe dapat menempel dengan baik pada kulit sehingga kualitas dan dimensi gambar yang didapat akan maksimal. Dokter akan menggerakkan probe di dada Anda untuk mendapat tampilan yang diperlukan dalam menilai fungsi dan struktur jantung.

Berapa lama prosedur ini berlangsung?

Prosedur ini biasanya dilakukan selama 15-30 menit, tergantung apakah dokter sudah dapat cukup informsai soal fungsi dan struktur jantung Anda.

Apakah prosedur ini terasa sakit? Adakah efek sampingnya?

USG jantung tidak menimbulkan rasa sakit apapun. Secara umum, tidak ada efek samping dari prosedur ini.

Siapa saja yang tidak boleh melakukan prosedur ini?

Pada umumnya ekokardiografi tidak memiliki larangan khusus, yang artinya semua orang bisa dan boleh melakukannya jika membutuhka. Namun dalam kondisi tertentu, keakuratan hasil yang ditampilkan alat ini mungkin tidak terlalu optimal pada orang yang kegemukan (obesitas), atau mereka yang sangat kurus. Pasalnya, jumlah lemak tubuh dapat memengaruhi kelancaran hantaran gelombang suara.

Apa saja persiapan yang harus dilakukan sebelum menjalani ekokardiografi?

Tidak ada hal khusus yang harus dipersiapkan sebelum menjalani prosedur ini. Anda boleh makan dan minum apapun sebelum dan sesudahnya. Anda juga tidak perlu berpuasa.

Kapan hasilnya dapat diterima?

Hasil dari pemeriksaan USG jantung ini dapat langsung terlihat pada layar monitor dan akan diartikan oleh dokter yang melakukan prosedur ini. Namun, hasil pemindaian yang dianggap bermakna atau penting untuk diagnosis/perawatan lanjutan akan dicetak dalam bentuk foto sebagai dokumentasi.

The post 8 Pertanyaan yang Paling Sering Diajukan Seputar USG Jantung (Ekokardiografi) appeared first on Hello Sehat.

Original Article

Add Comment