Anak Suka Pilih-pilih Makanan, Mungkinkah Turunan dari Orangtuanya?

Salah satu hal yang paling sering dikeluhkan orangtua terkait kebiasaan makan si kecil adalah anak pilih-pilih makanan. Hal ini biasanya paling sering terjadi pada anak di bawah usia lima tahun (balita). Apakah Anda tahu mengapa si kecil sangat suka pilih-pilih makanan? Jangan-jangan karena dulu Anda juga begitu. Hmm, bagaimana bisa, ya? Temukan jawabannya yang pasti di bawah ini.

Suka pilih-pilih makanan ternyata bisa diturunkan orangtua

Kebiasaan anak yang rewel saat waktunya makan bisa membuat para orang tua kehilangan kesabaran. Tak jarang, orang tua juga kerap menyalahkan dirinya sendiri ketika anak susah makan. Memang, ada faktor pola asuh anak yang bisa membuatnya jadi suka pilih-pilih makanan. Namun menurut penelitian yang telah dipublikasikan di Journal of Child Psychology and Psychiatry, faktor genetik juga berperan dalam kebiasaan anak yang suka menolak makanan.

Andrea Smith, salah satu pakar dalam penelitian tersebut menjelaskan hasil penelitian mereka yang melibatkan lebih dari 1.900 pasang anak kembar usia 16 bulan. Penelitian ini melihat kebiasaan makan anak-anak yang cenderung memilih makanan berdasarkan tekstur, rasa, dan bau makanan yang ditawarkan (disebut kerewelan makanan). Keberanian mereka untuk mencoba makanan baru juga diuji oleh para ahli dalam penelitian ini.

Mengapa penelitian ini menggunakan anak kembar? Tujuannya yaitu untuk membantu melihat pentingnya faktor genetik dibanding faktor-faktor lainnya. Tidak hanya itu, penelitian ini juga meneliti bagaimana genetik dan pola asuhan seperti perilaku orangtua berperan dalam sifat anak pilih-pilih makanan.

Penelitian ini menemukan bahwa anak yang rewel soal makanan dan takut mencoba makanan baru (neophobia), khususnya yang masih berada pada masa awal kehidupannya, sangat dipengaruhi oleh faktor genetik.

Secara umum, faktor genetik atau keturunan dapat memengaruhi kecenderungan anak susah makan sebesar 46% dalam hal kerewelan makanan, dan 58% dalam hal neophobia makanan. Jadi jika Anda termasuk orang yang suka pilih-pilih makanan dan sulit mencoba makanan baru, maka kecenderungan ini akan menurun pada anak Anda.

Namun, bukan berarti ini harga mati. Anda masih bisa mengajarkan anak Anda untuk mencoba makanan-makanan baru, meski memang butuh usaha ekstra. Faktor-faktor lainnya yang mempengaruhi si kecil pilih-pilih makanan adalah bagaimana cara orangtua menangani anak pada waktu makan. Termasuk apakah orangtua memaksa anaknya makan atau tidak.

Ketika anak merasa waktu makan mereka tidak menyenangkan dan cenderung tegang, kemungkinan untuk rewel menjadi lebih besat setiap kali anak disuruh makan. Memaksa anak untuk makan juga dapat memperburuk kecenderungan ini.

mengontrol porsi makan anak

Trik menghadapi anak pilih-pilih makanan

Bila memaksa anak untuk makan apa yang telah dihidangkan justru akan membuatnya makin susah makan, lalu bagaimana caranya supaya anak bisa makan? Pasalnya, kalau dibiarkan saja bisa-bisa asupan nutrisi anak tidak seimbang. Tenang dulu, ini dia berbagai trik untuk menyiasati anak pilih-pilih makanan.

  • Kebiasaan makan orangtua akan sangat berpengaruh terhadap kebiasaan anak. Jika orangtua enggan makan sayur, maka wajar saja jika anak pun meniru enggan makan sayur. Jadi, Anda juga harus memaksa diri untuk makan sayur di depan anak-anak. Selalu sajikan menu sayuran setiap makan sehingga anak belajar bahwa ia tidak bisa menghindari makanan tersebut.
  • Sajikan makanan dalam porsi kecil.
  • Sajikan makanan di meja yang terjangkau oleh anak. Jika anak yang memegang kendali, biasanya mereka akan cenderung lebih tertarik.
  • Jika ingin memberikan makanan baru, jangan langsung menyerah jika anak langsung menolak. Jelaskan dengan cara menyenangkan mengenai makanan baru yang Anda sajikan tadi pada anak sebanyak 10-15 kali.
  • Berikan contoh makan yang menyenangkan. Jika anak melihat orang lain makan makanan serupa, anak akan lebih tertarik mencoba.
  • Orangtua harus tetap tenang. Jangan panik atau marah-marah saat anak menolak makanan tertentu.

The post Anak Suka Pilih-pilih Makanan, Mungkinkah Turunan dari Orangtuanya? appeared first on Hello Sehat.

Original Article