Benarkah Daging Kambing Berbahaya Bagi Ibu Hamil?

SehatFresh.com – Daging kambing merupakan salah satu daging yang banyak diminati. Namun ada juga yang tidak suka mengonsumsi daging kambing karena bau yang dikeluarkan daging tersebut. Daging kambing ternyata juga banyak dihindari oleh ibu-ibu yang sedang hamil.

Ibu hamil menghindari makan daging kambing karena ada yang mengatakan bahwa daging kambing berbahaya jika dikonsumsi oleh ibu hamil. Sehingga hal itu membuat ibu hamil khawatir. Lalu benarkah daging kambing berbahaya bagi ibu hamil?

Ya, memang benar bahwa ibu hamil berbahaya jika mengonsumsi daging kambing. Hal itu tebukti dari kajian yang dilakukan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia yang menemukan fakta bahwa daging kambing memang memiliki risiko jika dikonsumsi oleh ibu hamil terutama saat usia kehamilan pada trimester pertama. Bahaya yang dapat ditimbulkan daging kambing pada ibu hamil yang mengonsumsinya yaitu:

  1. Lambung terasa panas

Banyak sekali mitos yang mengatakan bahwa daging kambing itu panas. Tapi ada benarnya juga bahwa daging kambing akan mengeluarkan efek panas pada lambung. Lambung terasa panas karena efek keliatan dari protein dalam daging yang membuat lambung bekerja terlalu keras dan terasa panas.

  1. Dapat memicu hipertensi

Penyakit hipertensi harus dihindari oleh ibu hamil karena berbahaya. Jadi menghindari makan daging kambing juga baik karena daging kambing dapat memicu hipertensi. Hipertensi terjadi karena daging kambing mengandung tinggi natrium, zat besi, B kompleks, dan berbagai senyawa lainnya.

  1. Mengakibatkan konstipasi

Konstipasi adalah salah satu gangguan pencernaan yang sering terjadi pada ibu hamil jika mengonsumsi daging kambing. Ibu hamil mengalami penurunan fungsi pencernaan karena terdesak oleh janin. Sehingga akan kesulitan mencerna protein dari daging kambing yang memiliki kepadatan cukup berat. Oleh karena itu feses menjadi keras atau konstipasi.

  1. Toksoplasmosis

Toksoplasmosis merupakan bakteri yang bisa hidup dalam daging dan daging kambing merupakan salah satu inang bakteri dari toksoplasmosis. Jadi berhati-hati, sebaiknya ibu hindari daging kambing agar janin tidak terkena toksoplasmosis. Ibu hamil dengan toksoplasmosis dapat menyebabkan bayi lahir prematur, keguguran, bayi lahir cacat dan bahaya lainnya.

  1. Kolesterol

Meski kolesterol baik untuk pertumbuhan janin dan kesehatan ibu hamil. Terlalu banyak kolesterol yang anda dapatkan dari daging kambing tidak akan baik bagi kesehatan jantung anda. Kolesterol tersebut akan memicu kerja jantung lebih keras sehingga ibu hamil akan sering merasakan jantung yang berdebar-debar dan hipertensi juga dapat terjadi. (DKA)

Original Article