Berbagai Pemicu Eksim Pada Bayi (Bukan Cuma Makanan, Lho)

Eksim pada bayi sering terjadi setelah bayi lahir sampai ketika usianya menginjak satu tahun. Eksim akut mungkin muncul dengan kondisi kulit memerah yang kering dan mengelupas. Atau kadang berupa beruntusan kecil yang lama-lama jadi berair. Ketika eksim kulit menjadi kondisi kronis (sudah beberapa kali kambuh), kulit bayi cenderung menebal, menggelap, juga tampak kering dan menjadi bersisik dengan garis-garis kasar.

Hingga kini, para ahli masih terus mempelajari bagaimana eksim pada bayi bisa terjadi. Namun, sejauh ini eksim dipercaya terjadi karena adanya kombinasi faktor genetik (keturunan) dan faktor-faktor lingkungan atau pola makan. Delapan dari sepuluh anak yang kedua orangtuanya punya riwayat eksim akan mengalami kondisi yang sama.

Berbagai pemicu eksim pada bayi

Ketika bayi Anda mengalami eksim, reaksi awal Anda mungkin adalah, “Memangnya tadi buah hatiku habis makan apa, ya?”. Padahal, eksim pada bayi tidak hanya dipicu oleh alergi makanan saja. Hal-hal yang terlihat sepele di bawah ini juga bisa memicu eksim pada bayi Anda.

Kulit kering

Jika kulit bayi Anda terlalu kering, bersisik, kasar, hal ini yang bisa meningkatkan risiko bayi Anda mengalami eksim. Kulit kering dan bersisik akan membuat bayi Anda merasa gatal dan ingin terus menggaruknya. Berikan pelembab atau minyak khusus untuk bayi agar kulit si buah hati tetap lembap.

Deterjen, sabun, dan sampo

Saat mencuci pakaian bayi Anda, pilih deterjen yang baik untuk kulit bayi Anda atau yang khusus untuk kulit sensitif. Misalnya yang tidak terlalu banyak bahan kimianya. Jika perlu, bilas pakaian bayi Anda tiga sampai empat kali. Untuk mandi, pilihlah sabun dan sampo tanpa pewangi dengan kadar pH yang netral.

Infeksi kulit

Infeksi akibat bakteri atau jamur dapat meningkatkan risiko eksim pada bayi. Segera hubungi dokter anak, jika bayi Anda mengalami hal tersebut. Dokter akan meresepkan antibiotik dan obat antijamur untuk mengurangi infeksi tersebut. Semakin cepat Anda mengobati penyebabnya, semakin cepat pula Anda bisa mengendalikan eksim pada bayi.

Bahan pakaian

Bahan sintetis seperti poliester, nilon, dan rayon bisa membuat bayi Anda berkeringat lebih banyak. Keringat dapat memicu timbulnya eksim pada kulit si kecil yang sensitif.

Sebaiknya cuci pakaian yang baru Anda beli untuk bayi Anda sebelum dipakai. Hal ini penting untuk membantu menyingkirkan zat pewarna atau bahan kimia lain yang digunakan oleh pabrik. Pilih pakaian yang berbahan lembut dan menyerap keringat untuk bayi Anda, misalnya katun dengan kadar 100 persen.

Air liur

Apakah bayi Anda sering menjilati atau menggigit bibirnya sendiri? Atau bayi Anda masih sering ngeces? Kebiasaan ini bisa menyebabkan air liur bayi Anda sendiri memicu timbulnya eksim kulit di sekitar mulut. Untuk mencegah bercak eksim di pipi, dagu, leher, dan mulut bayi Anda, oleskan salep pelembab sebelum bayi Anda makan atau tidur.

Anda juga sebaiknya pasang lap khusus di leher atau dada si kecil supaya bisa lebih mudah membersihkan liur bayi ketika ia ngeces.

The post Berbagai Pemicu Eksim Pada Bayi (Bukan Cuma Makanan, Lho) appeared first on Hello Sehat.

Original Article