Daftar Makanan yang Baik dan Buruk untuk Penderita Eksim Seboroik

Dermatitis seboroik adalah peradangan yang membuat kulit kering, merah, gatal, dan mengelupas. Penyakit ini biasanya terjadi pada kulit kepala, tapi dapat juga menyerang bagian tubuh lain yang berminyak seperti pada wajah, dada dan punggung. Dermatitis seboroik pada kulit kepala menyebabkan serpihan kulit mati mirip ketombe. Penyakit ini serupa dengan eksim, psoriasis, atau reaksi alergi lainnya.

Dermatitis seboroik bisa diobati dengan krim asam salisilat, produk antijamur, lotion kortikosteroid, produk sulfur, dan shampoo khusus yang mengandung obat dari dokter. Tapi selain dari obat-obatan, ada beberapa makanan yang perlu Anda hindari apabila menderita dermatitis seboroik.

Apa saja makanan yang perlu dihindari penderita dermatitis seboroik?

Diharapkan dengan menghindari makanan-makan ini dapat membantu mengurangi gejalanya.

1. Susu

Penelitian menemukan bahwa terdapat beberapa jenis susu kurang baik apabila dikonsumsi penderita dermatitis seboroik, terutama susu whole milk alias yang mengandung lemak tinggi. Kandungan lemak susu dilaporkan dapat menyebabkan munculnya ketombe. Pilihlah susu yang rendah lemak (low fat) atau susu tanpa kandungan lemak (susu skim).

2. Gorengan

Mengonsumsi terlalu banyak gorengan dapat meningkatkan produksi minyak pada kulit kepala Anda, sehingga menyebabkan jamur semakin berkembang dan ketombe semakin banyak.

3. Makanan tinggi gula

Pemanis dan makanan yang mengandung karbohidrat sederhana, seperti nasi, roti tawar putih, dan pasta terigu seharusnya dihindari para penderita dermatitis seboroik. Makanan yang tinggi akan kandungan gula dapat menyebabkan ketombe.

Disarankan mengganti makanan tersebut dengan buah dan sayur. Buah dan sayur dapat memenuhi nutrisi yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan rambut, dan mencegah muncul ketombe.

4. Makanan pedas

Sama halnya dengan gorengan, makanan pedas dapat meningkatkan produksi minyak pada kulit kepala. Makanan pedas juga meningkatkan suhu tubuh dan merangsang keringat keluar berlebih pada area kepala sehingga hal ini menyebabkan ketombe.

5. Anggur

Anggur bersifat asam dan seharusnya dihindari penderita dermatitis seboroik. Hal ini disebabkan oleh karena anggur dapat meningkatkan gatal pada orang dengan eksim, dan hal ini juga turut dirasakan pada seseorang dengan dermatitis seboroik. Di samping sifatnya yang asam, anggur juga mengandung salisilat, amines, dan MSG yang 3 kali lebih membahayakan pada dermatitis seboroik. Anda dianjurkan menghindari wine, sultanas, kismis, dan jus lain yang mengandung anggur.

6. Alpukat

Alpukat sangatlah baik apabila dikonsumsi pada Anda yang bukan penderita dermatitis seboroik. Alpukat kaya akan amines dan salisilat yang dapat meningkatkan rasa gatal dari gejalanya.

7. Tomat

Tomat mengandung salisilat yang tinggi sehingga dapat menyebabkan rasa gatal. Namun, tomat mentah baik dikonsumsi karena mengandung alkaline dan lycopene yang dapat melindungi kulit. Produk lain mengandung tomat seperti saos tomat dan spaghetti bolognaise juga seharusnya dihindari.

Makanan yang baik untuk penderita dermatitis

Di samping makanan yang harus dihindari, alangkah baiknya apabila Anda mengetahui pula makanan yang dibutuhkan bagi penderita dermatitis seboroik. Makanan tersebut antara lain:

  • Sayur-sayuran hijau, seperti: brokoli, bayam, kale
  • Rempah-rempah, seperti: jahe, rosemary, kayu manis, thyme, oregano
  • Makanan yang kaya antioksidan, seperti: stroberi, ceri, bluberi
  • Makanan kaya akan vitamin A, seperti: wortel, labu, apel, pisang
  • Makanan kaya akan vitamin B, seperti: kol, ubi, kacang polong

The post Daftar Makanan yang Baik dan Buruk untuk Penderita Eksim Seboroik appeared first on Hello Sehat.

Original Article