Dry Sauna vs Wet Sauna, Mana yang Cocok untuk Anda?

Saat ini, Anda dapat menemukan sauna di banyak tempat, seperti tempat spa, gym, dan pusat kesehatan lainnya. Anda bisa melihat orang-orang di dalam tempat sauna berpakaian dengan handuk dan mereka terlihat santai. Apakah benar sauna memberi efek baik pada kesehatan? Efek apa yang ditimbulkan? Apa bedanya dry sauna dan wet sauna (mandi uap)? Mana yang cocok untuk Anda? Setelah membaca artikel ini, Anda akan mengetahui jawabannya!

Perbedaan dry sauna dan wet sauna

Dry sauna dan wet sauna (juga dikenal sebagai steam atau mandi uap) merupakan jenis perawatan spa trandisional. Baik dry sauna maupun steam, keduanya memiliki efek baik untuk kesehatan.

Perbedaan mendasarnya terletak pada jenis panas yang disediakan dan efek kesehatan yang ditimbulkan. Dry sauna menggunakan panas kering, biasanya berasal dari bebatuan panas atau kompor tertutup. Sedangkan, steam menggunakan generator yang berisi air mendidih.

Dry sauna

Biasanya dry sauna menggunakan ruangan yang terbuat dari kayu dengan bangku-bangku. Panas kering dari sauna akan menenangkan ujung saraf Anda, serta menghangatkan dan melemaskan otot sehingga akan mengurangi ketegangan dari tubuh Anda dan meminimalkan nyeri.

Hal ini sangat bermanfaat bagi mereka yang menderita penyakit seperti radang sendi ataupun sakit kepala (migrain). Selain itu, dry sauna juga dapat memberikan efek relaksasi pada tubuh Anda sekaligus melepaskan stres.

Jika Anda mengalami insomnia, dry sauna juga dapat membantu meningkatkan kualitas tidur Anda. Ini lantaran panas dari sauna dapat membantu tubuh melepaskan hormon endorfin, yang kemudian menurunkan efek stres pada tubuh dan dapat membantu Anda agar merasa lebih rileks dan memiliki kualitas tidur yang baik.

Dry sauna jauh lebih panas dibandingkan ruangan steam, yaitu dengan suhu sekitar 70-100 derajat Celsius. Namun, Anda kemungkinan besar bisa bertahan lama di ruangan dry sauna layaknya di ruangan wet sauna yang sedikit lebih sejuk. Ini karena penguapan di ruangan steam (wet sauna) akan membuat tubuh Anda terasa lebih panas meskipun dengan suhu yang lebih rendah.

Lama waktu di dalam dry sauna berbeda-beda, tergantung pada jenis perawatan yang Anda jalani. Namun, idealnya adalah selama dua puluh hingga tiga puluh menit.

membakar lemak

Wet sauna (steam atau mandi uap)

Wet sauna atau steam room menggunakan generator untuk merebus air menjadi uap. Uap panas tersebut dapat membantu membuka saluran pernapasan Anda. Hal ini bisa memperlancar sistem pernapasan Anda.

Panas basah (kelembapan) yang Anda dapatkan saat mandi uap akan membuka membran mukosa pada tubuh Anda sehingga akan mengurangi tekanan. Hal ini sangat bermanfaat bagi mereka yang menderita gangguan pernapasan seperti asma dan bronkitis, juga membantu mengurangi gejala sinusitis.

Selain itu, mandi uap juga meningkatkan metabolisme dan dapat membantu mengendalikan berat badan. Keringat yang dihasilkan dari panas tersebut juga membantu mengeluarkan zat-zat sisa dari tubuh Anda. Panas basah dan lembab ini dapat membantu orang-orang dengan masalah jerawat dengan menyeimbangkan produksi minyak, meskipun para ahli mengingatkan untuk tidak terlalu lama di dalam steam room karena dapat menimbulkan dehidrasi pada kulit dan tubuh akibat banyaknya keringat yang keluar.

Suhu di dalam wet sauna yaitu sekitar 46-50 derajat Celsius. Sedangkan lama waktu yang ideal untuk menjalani perawatan mandi uap yaitu sekitar sepuluh hingga lima belas menit.

Mana yang cocok untuk Anda?

Jawaban atas pertanyaan ini tergantung dari tujuan kesehatan yang ingin Anda capai. Anda dapat memanfaatkan keduanya, namun sebaiknya Anda mencoba pada hari yang berbeda.

Jangan terlalu lama menghabiskan waktu dalam sauna karena dapat menyebabkan dehidrasi (kekurangan cairan), pusing, dan detak jantung yang memburu. Pastikan Anda minum yang cukup sebelum, selama, dan setelah Anda mandi uap atau menikmati dry sauna.

The post Dry Sauna vs Wet Sauna, Mana yang Cocok untuk Anda? appeared first on Hello Sehat.

Original Article