Hal- hal yang Perlu Ibu Lakukakan saat Anak Mulai Tumbuh Gigi

SehatFreh.com – Setiap bayi pasti akan melalui masa pertumbuhan salah satunya pertumbuhan gigi, pertumbuhan gigi pada bayi pun berbeda-beda. Namun biasanya awal dimulainya pertumbuhan bayi disaat bayi berusia 4 sampai 6 bulan, kadang pula ada yang lebih dari itu bahkan kurang.

Pada dasarnya setiap orang tua tidak bisa memprediksikan secara tepat kapan gigi bayinya mulai muncul, walau begitu ada beberapa pertanda yang dapat menunjukan bahwa gigi akan tumbuh. Dan bagi sebagian bayi pertumbuhan gigi dapat diartikan sebagai suatu masa ketidaknyamanan baginya sewaktu waktu ia akan banyak menangis karena pertumbuhan tersebut. Ada bebrapa tanda-tanda pertumbuhan gigi pada si kecil seperti :

  • Mengeces

Ketika giginya mau tumbuh, bayi Anda akan memproduksi air liur yang lebih banyak dari biasanya. Maka, bayi Anda jadi lebih mudah mengeces. Bahkan beberapa bayi akan mengalami ruam-ruam di sekitar mulut, dagu, dan leher. Ini karena air liur yang lembap terus membasahi wajah bayi. Selalu sediakan kain lembut atau tisu steril untuk mengusap air liur bayi dan kenakan celemek khusus bayi yang mudah menyerap air. Seiring bertambahnya usia, bayi Anda akan semakin mahir dalam mengendalikan air liur dalam mulutnya

  • Menangis

Beberapa bayi hanya akan bergumam kecil ketika gusi atau mulutnya tak nyaman. Namun, bagi sebagian bayi, proses pertumbuhan gigi bisa terasa sangat menyakitkan. Jaringan-jaringan gusi yang masih sangat rawan bisa mengalami peradangan, terutama pada pertumbuhan gigi-gigi pertama bayi Anda. Ini akan menyebabkan rasa nyeri. Untuk meredakan rasa nyeri, berikan makanan lembut yang dingin seperti yogurt atau mainan teether (terbuat dari karet atau silikon yang lembut dan kenyal) yang sudah dimasukkan ke dalam kulkas. Makanan dan mainan ini berfungsi layaknya kompres dingin yang akan membantu menghilangkan rasa nyeri.

  • Suka menggigit

Tekanan dari gusi yang dirasakan bayi ketika giginya mau tumbuh akan terasa sangat tidak nyaman. Bayi pun jadi sering menggigit benda-benda di sekitarnya, termasuk Anda sendiri. Jika Anda masih menyusui dan bayi mulai menggigit, perhatikan baik-baik ketika rahangnya mulai menegang sebelum menggigit. Segera selipkan jari Anda yang bersih di antara gusi bayi lewat ujung bibirnya. Ingatkan dengan lembut bahwa ia tak seharusnya menggigit Anda. Apabila bayi Anda menggigiti kerangka boks atau ranjang bayi, lapisi dengan kain lembut yang bisa menyerap air.

  • Gusi membengkak

Anda mungkin bisa melihat bahwa gusi bayi Anda memerah dan membengkak. Hal ini wajar bagi bayi yang giginya mau tumbuh. Kalau bagian gusi tersebut berada dalam jangkauan Anda, Anda bisa memberikan pijatan ringan pada gusinya dengan jari Anda yang bersih. Bayi Anda mungkin akan kaget atau protes ketika Anda pertama kali melakukan ini, tetapi ia akan merasa lebih nyaman setelah gusinya dipijat. Anda juga bisa memijatnya dengan kain lembut yang sudah dibasahi dengan air dingin.

  • Susah makan

Karena mulutnya terasa tak nyaman, wajar saja jika bayi Anda jadi kehilangan nafsu makan. Jika berbagai cara sudah Anda lakukan dan bayi Anda tetap rewel atau menolak makan, segera hubungi dokter anak. Bayi Anda mungkin diresepkan obat pereda rasa sakit seperti acetaminophen khusus untuk bayi.

  • Demam

Jika peradangan yang terjadi pada gusi cukup serius, bayi Anda mungkin mengalami demam. Akan tetapi, demam yang disebabkan oleh peradangan gusi karena gigi bayi mau tumbuh biasanya tidak begitu tinggi. Jika demam bayi Anda mencapai 38 derajat Celsius ke atas, berarti penyebabnya bukanlah gigi yang mau tumbuh.

Hal- hal yang dapat membantu mengurangi rasa sakit saat bayi tumbuh gigi

  1. Bungkus beberapa es batu yang telah diremukkan ke dalam kaos kaki bayi yang masih bersih lalu ikat bagian atasnya. Kemudian, letakkan di sekitar gusi si kecil yang sakit untuk meredakan ngilu. Karena kaos kaki memiliki tekstur yang lembut dan nyaman dipegang, bayi akan merasa nyaman dengan hal ini.
  2. Dinginkan kain/pakaian basah yang masih bersih di lemari es. Gunanya adalah agar si kecil memiliki sesuatu yang dingin untuk digigit.
  3. Jangan gunakan obat pereda nyeri jenis orajel/benzocaine sebelum menyusui si kecil karena akan membuat mulut bayi terasa kebas. Dinas kesehatan Amerika Serikat telah melansir pernyataan pada tahun 2012 yang menghimbau para orang tua untuk tidak menggunakan produk benzocaine pada anak berusia di bawah 2 tahun. Kecuali tentunya ada surat dokter yang membolehkan anak mengonsumsi obat tersebut.
  4. Di pasaran kini sudah banyak beredar teething rings, atau mainan yang aman untuk digigit anak. Saat tumbuh gigi, si kecil memang senang menjangkau barang apapun untuk digigit agar mengurangi ngilu pada gusinya. Namun, banyak orang berpendapat bahwa mainan tersebut terlalu keras untuk digigit sehingga malah mengganggu pertumbuhan gigi baru. Sebagai alternatif, tawarkan si kecil teething ring yang terbuat dari plastik dan sudah didinginkan di lemari es. Selain lebih aman, mainan yang dingin akan membuat anak merasa lebih nyaman. (NLT)

Original Article