Kapan Sebaiknya Ortu Mulai Memperkenalkan Olahraga untuk Bayi?

Mungkin Anda selama ini mengira bahwa olahraga hanya dibutuhkan oleh orang dewasa dan anak-anak. Tapi ternyata olahraga juga dibutuhkan oleh balita loh, bahkan sejak usianya masih bayi. Ya, semua orang membutuhkan olahraga di segala usia. Lalu, sebaiknya kapan bayi mulai olahraga dan seperti apa olahraga untuk bayi yang baik dilakukan?

Kapan bayi mulai olahraga?

Bayi bisa diperkenalkan dengan olahraga sedini mungkin, bahkan mulai dari usia 0 bulan. Konteks olahraga di sini adalah yang penting bayi aktif melakukan berbagai hal, bayi aktif bergerak. Bukan seperti bayangan Anda yang mungkin bayi melakukan olahraga seperti orang dewasa. Tentunya, olahraga untuk bayi dilakukan dengan bantuan orangtua dan dilakukan dengan memperhatikan keamanan bayi.

Pentingnya olahraga untuk bayi

Olahraga ternyata sangat penting dilakukan oleh bayi, tidak kalah dengan orang dewasa. Bayi perlu untuk aktif secara fisik. Hal ini mungkin tidak dimengerti oleh semua orang. Padahal, olahraga yang dilakukan bayi dapat mendukung perkembangan dan pertumbuhannya.

Masa bayi dan balita adalah masa di mana otak bayi mengembangkan jalur dan koneksi ke otot. Dan, olahraga pada masa ini dapat mendukung perkembangan tersebut. Bayi dan balita yang tidak cukup melakukan olahraga mungkin kehilangan kesempatan untuk membuat koneksi antara otak dan otot yang kuat.

Padahal, koneksi antara otak dan otot yang baik diperlukan untuk membuat aktivitas fisik menjadi lebih mudah dilakukan. Seiring pertumbuhan anak menjadi dewasa, hal ini kemudian dapat membuat anak menjadi mudah berolahraga karena sudah terbiasa olahraga sejak kecil dan anak juga menganggap olahraga sebagai sesuatu yang menyenangkan.

Tak hanya itu, olahraga sejak kecil juga dapat mengurangi risiko obesitas di kemudian hari, bahkan sampai anak tumbuh dewasa. Tentu, ini penting bagi kesehatan anak secara keseluruhan karena berat badan yang normal dapat melindungi anak dari risiko penyakit tertentu, seperti diabetes dan penyakit jantung.

Olahraga seperti apa yang baik untuk bayi?

Dilansir dari WebMD, National Association for Sport and Physical Education (NASPE) menyarankan agar orangtua atau pengasuh sebaiknya mendorong bayi untuk bergerak. Tempatkan bayi pada situasi yang bisa mendorongnya untuk melakukan aktivitas fisik dan jangan membatasi pergerakan bayi dalam jangka waktu yang lama. Hanya mendiamkan bayi saja di tempat tidur atau di kursi dapat menghambat tumbuh kembang fisik dan mental anak.

Dilansir pula dari health.gov.au, rekomendasi aktivitas fisik bagi bayi usia 0-1 tahun adalah gerakan yang mencakup menggapai dan menggenggam, menarik dan mendorong, menggerakkan kepala, tubuh, dan anggota gerak, dan bermain di lantai, termasuk tummy time. Tentu saja semuanya dilakukan di bawah pengawasan. Gerakan-gerakan ini diharapkan dapat membantu perkembangan bayi.

Berikut ini adalah contoh gerakan olahraga yang bisa dilakukan bayi agar bayi lebih aktif bergerak.

Untuk bayi usia 0-6 bulan

  • Gerakan finger towing. Tempatkan bayi telentang di tempat tidurnya. Lalu taruh kedua telunjuk Anda di kedua tangan bayi. Saat bayi menggenggam telunjuk Anda, angkat tangan bayi ke atas dan angkat bayi secara perlahan, kemudian kembalikan bayi ke posisi semula secara perlahan. Semakin erat bayi menggenggam telunjuk Anda, semakin baik. Hati-hati saat mengangkat bayi, sesuaikan dengan kemampuannya. Bayi Anda mungkin sudah bisa melakukan gerakan ini di usianya sekitar 6 minggu.
  • Gerakan sepeda. Tempatkan bayi telentang di tempat tidurnya. Pegang dan angkat kaki bayi ke atas membentuk sudut 90 derajat. Kemudian, dorong dengan lembut salah satu kaki bayi ke arah dadanya, biarkan kaki satunya bebas. Lalu, gerakkan kaki bayi secara bergantian seperti gerakan mengayuh sepeda.
How Stuff Works
  • Tummy time. Tempatkan bayi telungkup selama sekitar 3-5 menit, ini membantu membangun otot leher, lengan, bahu, punggung, dan perut. Pada posisi ini, bayi usia sekitar dua bulan, mungkin akan berusaha mengangkat kepalanya. Bayi yang lebih tua mungkin akan belajar merangkak secara perlahan.
Baby Source Online

Untuk bayi usia 6-12 bulan

  • Gerakan kaki. Tempatkan bayi telentang, kemudian angkat kedua kakinya lurus. Dorong kaki kanan bayi lurus mendekati telinga kiri bayi, biarkan kaki satunya tetap lurus, dan kembalikan kaki bayi ke posisi semua. Lakukan gerakan ini secara bergantian dengan kaki satunya.
  • Gerakan elbow stand. Tempatkan bayi telungkup dan posisikan tangan bayi menekuk di samping bahu bayi. Angkat pinggul bayi secara perlahan sampai membentuk 45 derajat terhadap lantai. Biarkan tangan bayi menempel lantai dan pastikan kepala bayi menghadap ke samping. Coba untuk mengangkat kaki bayi lebih tinggi lagi.
How Stuff Works

Sebaiknya lakukan gerakan tersebut dengan hati-hati dan sesuaikan dengan kemampuan bayi Anda, jangan sampai bayi mengalami cedera. Ingat, setiap bayi memiliki kemampuan yang berbeda.

Maka supaya aman, Anda juga dianjurkan untuk berkonsultasi langsung dengan dokter anak untuk menentukan jenis olahraga untuk bayi Anda yang paling tepat.

The post Kapan Sebaiknya Ortu Mulai Memperkenalkan Olahraga untuk Bayi? appeared first on Hello Sehat.

Original Article