Kenali Ciri-Ciri Sepsis, Keracunan Darah Fatal Akibat Infeksi

Sepsis adalah salah satu komplikasi dari infeksi yang berpotensi mengancam nyawa seseorang. Itu sebabnya, penting untuk memahami semua gejala sepsis dan mencari tahu trik pencegahannya sebelum kondisi ini benar-benar terjadi.

Apa saja ciri dan gejala sepsis yang perlu diwaspadai?

proses kemoterapi kanker

Sistem kekebalan tubuh punya tugas utama menghalau infeksi yang masuk. Nah, sepsis terjadi ketika zat kimia tertentu yang dilepaskan oleh sistem kekebalan tubuh ke aliran darah guna melawan infeksi, justru menimbulkan peradangan.

Ini diduga akibat dari respon zat kimia yang terlalu berlebihan sehingga malah mengancam kesehatan tubuh, yang berisiko menyebabkan keracunan darah. Lambat laun, kondisi ini dapat mengganggu fungsi organ dalam tubuh yang akhirnya memunculkan berbagai gejala sepsis.

Gejala seseorang yang mengalami sepsis tidak selalu sama karena tahap perkembangan sepsis dibagi ke dalam dua kategori, yakni sepsis dan syok septik.

Gejala sepsis

Ketegori ini merupakan ciri awal pada orang yang baru mengalami sepsis, meliputi:

  • Demam tinggi lebih dari 38 derajat Celcius, kadang disertai dengan menggigil
  • Denyut jantung cepat (takikardia)
  • Laju pernapasan cenderung cepat dan sulit diatur
  • Produksi keringan yang abnormal

Sayangnya, gejala sepsis ini sering kali diabaikan atau disalahartikan sebagai gejala dari penyakit lain. Kuncinya adalah memerhatikan kemunculan gejala sepsis bila Anda atau orang terdekat baru saja mengalami kondisi infeksi.

Tidak ada salahnya untuk memeriksakan diri pada dokter bila merasa muncul satu atau beberapa gejala yang tidak biasa.

Gejala syok septik

Ciri yang ditunjukkan pada syok septik tidak jauh berbeda dengan sepsis. Hanya saja, pada kategori ini gejala juga disertai dengan penurunan tekanan darah yang sangat rendah. Berbagai komplikasi juga bisa muncul akibat berkembangnya gejala sepsis dan syok septik, yakni terbentuknya gumpalan darah di sekujur tubuh.

Gumpalan ini dapat menghalangi aliran darah dan oksigen yang menuju ke organ-organ di tubuh Anda. Akibatnya, risiko mengalami kegagalan organ dan kematian jaringan (gangren) pun akan semakin meningkat. Maka itu, jangan tunda untuk segera mencari bantuan medis, terutama ketika sepsis terjadi atau telah mencapai syok septik.

Sepsis masih bisa dicegah, asalkan…

Penyakit sepsis memang bukan kondisi medis yang main-main. Sebab ada banyak bakteri, virus, atau jamur yang bisa dengan mudah menginfeksi tubuh seseorang, hingga menimbulkan beragam infeksi serius. Mulai dari infeksi saluran kemih, infeksi perut, infeksi kulit, serta infeksi paru, terutama bagi orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah yang membuatnya lebih rentan terserang infeksi.

Namun jangan langsung panik, mengetahui cara mencegah sepsis bisa membantu Anda untuk lebih menjaga kesehatan tubuh dan lingkungan sekitar dari risiko penyebaran infeksi.

Cara paling mudah bisa Anda mulai dengan menjaga kebersihan diri pribadi dan orang terdekat, yakni dengan mandi secara teratur dan rajin cuci tangan. Ya, meski sering diabaikan, tapi nyatanya cuci tangan berperan penting untuk mengurangi penyebaran virus, bakteri, dan jamur.

sabun cuci tangan antiseptik

Ingat, tidak hanya sekadar membasuh tangan dengan air saja, sebaiknya lengkapi proses cuci tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir. Jika ingin hasil yang lebih optimal, Anda bisa pilih sabun cuci tangan antiseptik dan bukan sabun cuci tangan yang hanya unggul berkat aroma harumnya.

Sabun cuci tangan antiseptik telah dilengkapi dengan bahan khusus sehingga mampu membantu mengurangi risiko infeksi akibat serangan kuman berbahaya. Pastikan Anda menggosok seluruh bagian tangan, meliputi telapak tangan, punggung tangan, sela-sela jari tangan, hingga kuku, selama kurang lebih 15-20 detik.

Di sisi lain, pencegahan sepsis bisa diiringi dengan memahami betul seluk beluk gejalanya, serta mematuhi semua anjuran kesehatan yang disampaikan oleh dokter. Misalnya dengan tidak melewatkan jadwal vaksin dan melakukan perawatan yang tepat bila mengalami luka terbuka di kulit.

The post Kenali Ciri-Ciri Sepsis, Keracunan Darah Fatal Akibat Infeksi appeared first on Hello Sehat.

Original Article