Menguak Manfaat Probiotik untuk Pengobatan Ruam Eksim

Makanan yang mengandung probiotik merupakan salah satu makanan sehat. Probiotik telah terbukti dapat meningkatkan kesehatan usus karena kandungan bakterinya dapat menyeimbangkan jumlah bakteri yang ada di usus.Yogurt salah satu contohnya. Tak hanya untuk kesehatan usus, probiotik ternyata juga bisa dimanfaatkan untuk mencegah dan mengatasi eksim. Bagaimana bisa? Simak penjelasannya di bawah ini lebih lanjut.

Siapa saja yang berisiko terkena eksim?

Eksim merupakan kondisi peradangan kulit. Peradangan kulit ini bisa dipicu oleh stres, alergen zat iritan, panas dan keringat, iklim dingin dan kering, serta kondisi kulit yang kering. Orang yang terserang eksim dapat mengalami kulit kemerahan dan terasa gatal, teksturnya kering mengelupas dan terasa kasar.

Eksim sering menyerang bayi dan anak-anak. Hal ini mungkin didasarkan pada kenyataan bahwa mereka masih memiliki sistem kekebalan tubuh yang belum matang, tidak sekuat sistem kekebalan tubuh orang dewasa.

Anak tentu merasa tidak nyaman saat eksim terjadi. Mereka pasti akan terus berusaha menggaruk kulitnya yang gatal. Tapi, menggaruk justru dapat melukai kulitnya dan bahkan bisa memunculkan infeksi. Untuk itu, eksim harus diobati. Probiotik mungkin bisa dimanfaatkan untuk mengatasi eksim.

Manfaat mengonsumsi makanan probiotik untuk mengatasi eksim

Probiotik mengandung bakteri baik yang dapat menyeimbangkan jumlah bakteri dalam usus. Itu sebabnya probiotik dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengurangi peradangan sebagai respon alergi.

Untuk membuktikan manfaat probiotik dalam mencegah atau mengatasi eksim, para ahli pun telah banyak melakukan penelitian. Contohnya, penelitian terbitan American Journal of Clinical Dermatology menunjukkan bahwa probiotik, terutama jenis Lactobacillus rhamnosus, dapat mencegah dan mengobati dermatitis atopik (bentuk umum dari eksim), dilansir dari Very Well.

Sebaliknya, penelitian lain yang diterbitkan oleh Cochrane Database of Systematic Reviews 2008 menemukan bahwa probiotik tidak menunjukkan hasil apapun dalam mengurangi tingkat keparahan eksim. Hal ini pun dikuatkan oleh penelitian dalam jurnal Allergy and Immunology 2010, yang menunjukkan bahwa penggunaan probiotik untuk mengobati eksim masih belum bisa dibuktikan efektivitasnya.

Walaupun probiotik belum tentu bisa mengatasi eksim karena pembuktian lebih lanjut masih diperlukan, namun konsumsi probiotik tidak membahayakan bagi orang dengan eksim. Jadi, jika Anda ingin mencoba mengonsumsi probiotik untuk mengatasi eksim, mungkin tidak ada salahnya.

Konsumsi probiotik sejak hamil bisa mencegah eksim pada anak

Jika Anda punya eksim dan tidak ingin anak Anda terkena eksim juga, mengonsumsi probiotik sejak hamil mungkin bisa menjadi caranya. Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa konsumsi probiotik sejak hamil dapat mencegah anak dengan risiko genetik eksim tinggi untuk mengembangkan eksim. Perlu diketahui, genetik memainkan peranan penting dalam perkembangan eksim pada anak.

Salah satu penelitian yang membuktikan hal tersebut adalah penelitian yang dilakukan oleh Rautava, et al. tahun 2012. Penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of Allergy and Clinical Immunology ini menemukan bahwa konsumsi suplemen probiotik sejak 2 bulan sebelum melahirkan sampai 2 bulan setelah melahirkan dapat mengurangi risiko bayi mengembangkan eksim sampai berusia 2 tahun. Suplemen probiotik yang diberikan adalah kombinasi jenis bakteri Lactobacillus rhamnosus dan Bifidobacterium longum; atau Lactobacillus paracasei dan Bifidobacterium longum.

Penelitian yang lebih baru lagi juga memperkuat penelitian tersebut. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal yang sama di tahun 2015 membuktikan bahwa pemberian probiotik pada ibu hamil dan ibu menyusui atau pada ibu dan bayinya dapat mencegah perkembangan eksim pada bayi.

The post Menguak Manfaat Probiotik untuk Pengobatan Ruam Eksim appeared first on Hello Sehat.

Original Article

Add Comment