Obat Infeksi Jamur Vagina yang Bisa Didapatkan Bebas Tanpa Resep Dokter

Infeksi jamur vagina adalah jenis infeksi yang menyebabkan iritasi, keluarnya cairan, dan rasa gatal yang sangat mengganggu pada vagina dan juga vulva. Infeksi yang satu ini biasanya disebabkan oleh jamur Candida albicans. Meskipun bukan termasuk infeksi menular seksual, tetapi jamur dapat menyebar melalui seks oral. Untuk mengatasinya, Anda bisa menggunakan berbagai jenis obat infeksi jamur vagina dari yang banyak dijual di pasaran (over the counter) hingga perawatan yang diresepkan dokter.

Berbagai obat infeksi jamur vagina

Infeksi jamur vagina bisa diobati dengan obat-obatan yang dijual bebas di pasaran. Biasanya obat-obatan ini berbentuk krim dan tablet atau suppositoria. Obat-obatan yang dijual bebas umumnya memiliki bahan yang sama untuk melawan infeksi jamur sama seperti obat yang diresepkan dokter.

Perbedaannya biasanya hanya terletak pada dosisnya saja. Berikut berbagai obat infeksi jamur vagina yang bisa Anda beli di apotek terdekat:

Krim

krim wajah hydroquinone adalah

Krim vagina bisa membantu mematikan jamur yang menyebabkan infeksi dan meredakan gatal. Krim ini biasanya disebut dengan krim antijamur yang disertai dengan aplikator untuk mengukur dosis yang tepat saat pengunaannya. Berbagai contoh krim vagina di pasaran seperti:

  • Clotrimazole
  • Butoconazole
  • Miconazole nitrat
  • Tioconazole

Krim antijamur ini biasanya digunakan di malam hari menjelang tidur. Jika Anda menggunakan krim dengan bahan dasar minyak, Anda tidak bisa menggunakan kondom saat seks. Pasalnya, minyak di dalam krim dapat merusak kondom yang berbahan dasar lateks.

Tablet atau suppositoria

suppositoria
Sumber: Healthline

Selain berbentuk krim, obat infeksi jamur vagina yaitu clotrimazole dan miconazole juga tersedia dalam bentuk tablet atau suppositoria.

Suppositoria adalah obat berbentuk oval yang dimasukkan ke dalam vagina dan dibiarkan larut. Dibandingkan dengan krim, suppositoria cenderung lebih efisien karena tidak membuat berantakan dan berair jika dipakai di siang hari. Selain itu, jenis obat yang satu ini ini biasanya mampu meredakan gejala dengan lebih cepat.

Sama seperti jenis obat-obatan lainnya, obat untuk infeksi jamur vagina juga memiliki efek samping saat digunakan. Kulit seperti terbakar dan rasa gatal yang meningkat di awal pemakaian menjadi efek samping umum yang biasanya dirasakan.

Tenang, efek samping ini biasanya hanya berlangsung sementara sebagai penanda bahwa 0bat sedang bekerja.

The post Obat Infeksi Jamur Vagina yang Bisa Didapatkan Bebas Tanpa Resep Dokter appeared first on Hello Sehat.

Original Article