Pedoman Hidup Sehat Jika Anda Hanya Punya Satu Ginjal

Ginjal merupakan organ manusia yang berfungsi untuk menyaring darah. Dengan begitu, darah yang diedarkan ke seluruh tubuh adalah darah yang bersih. Umumnya manusia normal memilki dua buah ginjal di tubuhnya. Namun, ada beberapa orang yang hanya memiliki satu ginjal karena alasan tertentu. Bisa karena seseorang memiliki gangguan pada ginjalnya sehingga salah satu ginjalnya harus diangkat. Bisa juga karena bawaan dari lahir. Lalu apakah orang yang hanya memiliki satu ginjal bisa tetap menjalani hidup layaknya orang dengan dua ginjal? Penyesuaian seperti apa yang perlu dilakukan? Begini pedoman sehatnya.

Mengapa seseorang memiliki satu ginjal?

Ada tiga penyebab utama mengapa seseorang hanya memiliki satu ginjal saja.

  • Cacat lahir. Orang dengan agenesis (tidak terbentuk) ginjal, lahir dengan hanya satu ginjal. Orang yang lahir dengan displasia (kesalahan pembentukan) ginjal memiliki kedua ginjal, tapi satu ginjalnya tidak berfungsi.
  • Operasi pengangkatan ginjal. Beberapa orang harus melakukan pengangkatan ginjal untuk mengobati kanker serta penyakit lain atau cedera. Ketika ginjal diangkat melalui pembedahan karena penyakit atau untuk sumbangan, baik ginjal dan ureter akan diangkat.
  • Donor ginjal. Anda mungkin mendonorkan ginjal untuk diberikan (dicangkok) ke anggota keluarga atau orang terdekat yang mengalami gagal ginjal.

Agenesis ginjal (renal agenesis)

Agenesis ginjal (tidak terbentuknya ginjal) adalah suatu kondisi di mana seseorang lahir dengan kehilangan salah satu atau kedua ginjalnya. Unilateral Renal Agenesis (URA) adalah tidak adanya satu ginjal. Bilateral Renal Agenesis (BRA) adalah tidak adanya kedua ginjal.

Menurut March of Dimes, kedua jenis agenesis ginjal cukup langka, terjadi pada kurang dari satu persen kelahiran setiap tahunnya. Ini berarti kurang dari satu di antara 1.000 bayi yang baru lahir memiliki URA. BRA jauh lebih langka, terjadi pada sekitar satu dari setiap 3.000 kelahiran.

Ginjal melakukan fungsi yang diperlukan seumur hidup. Setiap orang membutuhkan setidaknya sebagian dari satu ginjal untuk bertahan hidup. Tanpa ginjal, tubuh tidak bisa membuang limbah atau air dengan benar. Akumulasi limbah dan cairan ini bisa menganggu keseimbangan zat kimia penting dalam darah, dan menyebabkan kematian jika tidak diobati.

Apa saja tanda dan gejala agenesis ginjal?

Kedua jenis agenesis ginjal dikaitkan dengan cacat lahir lainnya, seperti memiliki masalah dengan paru, alat kelamin dan saluran kemih, perut dan usus, jantung, otot dan tulang, serta mata dan telinga.

Bayi yang lahir dengan URA mungkin memiliki tanda dan gejala saat lahir, di masa kanak-kanak, atau tidak sampai di kemudian hari. Gejala bisa meliputi:

  • Tekanan darah tinggi
  • Ginjal yang tidak berfungsi dengan baik
  • Urine dengan protein atau darah
  • Bengkak di wajah, tangan, atau tungkai

Bayi yang lahir dengan BRA akan merasa sangat sakit dan mungkin tidak bisa bertahan hidup lama. Mereka biasanya memiliki ciri fisik yang berbeda.

  • Telinga terlihat lebih rendah dari bayi normal
  • Hidung yang ditekan rata dan lebar
  • Dagu kecil
  • Cacat lengan dan tungkai

Bayi yang terlahir dengan kondisi ini dikenal dengan nama Potter Syndrome. Bayi yang memiliki sindrom ini, produksi urine akan berkurang atau semenjak masih janin tidak menghasilkan urine. Urine membentuk sebagian besar cairan ketuban yang mengelilingi dan melindungi janin.

Bagaimana jika Anda hanya memiliki satu ginjal?

Secara umum, orang-orang yang hidup dengan satu ginjal mampu menjalani hidup sehat. Namun, beberapa orang lebih rentan untuk terkena penyakit ginjal. Pada beberapa orang yang terlahir dengan satu ginjal, atau harus melakukan operasi pengangkatan ginjal sejak masih kanak-kanak, akan ada kemungkinan kehilangan fungsi ginjal di kemudian hari. Biasanya yaitu dalam jangka waktu 25 tahun atau lebih. Namun, kehilangan fungsi ginjal biasanya bersifat sangat ringan.

Ada kemungkinan juga Anda memiliki tekanan darah tinggi di kemudian hari. Akan tetapi, orang yang hidup dengan satu ginjal yang sehat sebenarnya sama dengan orang yang hidup dengan dua ginjal. Kualitas hidupnya bisa sama.

obat batu ginjal tanpa operasi

Seberapa sering seseorang dengan satu ginjal menemui dokter?

Anda seharusnya memeriksa fungsi ginjal Anda minimal setahun sekali. Dokter Anda akan memeriksa fungsi ginjal Anda dengan memberi Anda tes urine sederhana dan tes darah sederhana. Anda juga harus memeriksa tekanan darah Anda setiap tahun.

Menjaga kesehatan dengan satu ginjal

Bila untuk alasan apa pun Anda harus hidup dengan satu ginjal, berikut penyesuaian dan gaya hidup yang harus Anda terapkan supaya hidup tetap sehat dan berkualitas.

1. Pola makan sehat

Orang yang memiliki satu ginjal tidak perlu makan makanan khusus. Namun, orang dengan fungsi ginjal yang berkurang mungkin perlu melakukan perubahan pada makanan mereka untuk memperlambat perkembangan penyakit ginjal.

Jaga pola makan dengan cara menyeimbangkan asupan karbohidrat, protein, lemak, serat, dan mineral. Konsultasikan juga dengan ahli gizi Anda tentang diet apa yang tepat untuk Anda lakukan.

2. Melakukan olahraga yang sesuai

Olahraga memang baik untuk kesehatan. Namun, penting bagi seseorang dengan satu ginjal untuk berhati-hati dan melindunginya dari cedera. Anjuran ini berlaku untuk siapa saja yang memilki satu ginjal. Beberapa dokter menganggap lebih baik menghindari olahraga berisiko tinggi seperti sepak bola, tinju, hoki, sepak bola, bela diri, atau gulat.

Memakai alat pelindung seperti rompi empuk di bawah pakaian bisa membantu melindungi ginjal dari cedera saat berolahraga. Hal ini dapat membantu mengurangi risiko, namun tidak menghilangkan risiko. Bicaralah dengan dokter Anda jika Anda ingin bergabung dalam olahraga fisik.

3. Minum air putih

Cara yang bisa dilakukan untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh adalah dengan mengonsumsi air putih. Minumlah air putih sebanyak 8 gelas per hari atau dua liter. Minum air putih secara cukup dapat meringankan kinerja ginjal karena pembuangan urine menjadi lancar.

4. Berhenti merokok

Merokok bisa merusak pembuluh darah, yang menurunkan aliran darah ke ginjal. Bila ginjal tidak memiliki aliran darah yang cukup, ginjal tidak dapat berfungsi pada tingkat optimal.

Merokok juga meningkatkan risiko tekanan darah tinggi serta risiko kanker ginjal.

The post Pedoman Hidup Sehat Jika Anda Hanya Punya Satu Ginjal appeared first on Hello Sehat.

Original Article