Posisi Seks yang Aman Bagi Pria Dengan Cedera Saraf Tulang Belakang

Cedera saraf tulang belakang atau spinal cord injury adalah luka atau kerusakan yang terjadi pada saraf tulang belakang atau saraf yang terletak di ujung saluran (kanal) tulang belakang. Seringkali cedera ini memengaruhi kegiatan intim Anda bersama pasangan. Meski cedera ini membuat kerusakan pada saraf tulang belakang Anda, jangan biarkan cedera ini mengganggu hubungan seks Anda dengan pasangan.

Anda masih bisa melakukan seks meskipun di kursi roda

Anggapan bahwa pengguna kursi roda tidak mungkin melakukan aktivitas seksual tidak benar. Kursi roda biasanya digunakan oleh mereka yang mengalami cedera saraf tulang belakang (spinal cord injury) akibat kecelakaan.

Kenyataannya, Anda yang mengalami cedera saraf tulang belakang (spinal cord injury) bisa menikmati aktivitas seksual, bahkan bisa mencapai orgasme yang hebat. Setelah cedera saraf tulang belakang, posisi seksual sudah pasti berubah karena aktivitas seksual akan lebih sulit dilakukan di tempat tidur.

Mereka yang mengalami cedera saraf tulang belakang akan kehilangan fungsi kaki untuk menopang dan pinggul untuk mendorong. Karenanya, mereka lebih bergantung pada kekuatan tubuh bagian atas dalam melakukan aktivitas seksual.

Akan tetapi, beberapa posisi seksual justru lebih mudah dilakukan dengan menggunakan kursi roda. Jangan khawatir, saat ini banyak roda modern yang memudahkan penggunanya melepas lengan kursi, memutar pelat kaki, melipat sandaran kursi, dan mengunci rem sehingga aktivitas seksual di kursi roda lebih mudah dilakukan.

Posisi seks seperti apa yang tepat bagi orang dengan cedera tulang belakang?

Menentukan posisi seks bagi seseorang yang mengalami cedera saraf tulang belakang memang bukan hal yang mudah. Kondisi cedera ini dapat berdampak permanen kepada kekuatan, sensasi, dan fungsi organ tubuh lainnya yang berada di bawah area yang mengalami cedera. Hal ini dapat mengubah total kehidupan seseorang, terutama dalam kesehariannya.

Misalnya cedera pada punggung bagian bawah dapat memengaruhi sel saraf dan fungsi organ seperti tungkai, batang tubuh termasuk organ-organ di dalamnya seperti kandung kemih, serta organ seksual.

Kerusakan saraf pun mencakup berbagai aspek, seperti kemampuan sensasi raba, kemampuan bergerak, dan termasuk kemampuan mengatur organ dalam misalnya untuk proses bernapas (bila kerusakannya terjadi pada tulang punggung yang cukup tinggi).

Akibatnya, penting bagi pasangan dan pasien sendiri untuk mempertimbangkan apakah posisi seks mengganggu pernapasan, mengganggu kulit (misalnya bila tekanan terlalu berlebihan dapat menimbulkan luka dekubitus) serta mengganggu otot dan tulang belakang. Pasangan harus lebih awas, karena pasien mungkin tidak merasakan nyeri atau kesemutan akibat tertindih terlalu lama atau posisi yang tidak nyaman (yang biasanya dapat dengan mudah dirasakan oleh orang sehat).

Spooning

Posisi seks yang disarankan bagi mereka yang mengalami cedera saraf tulang belakang, terutama jika Anda pria oleh Journal of Spinal Cord Medicine adalah posisi spooning. Mengapa posisi menyamping ini jadi pilihan yang baik? Posisi spooning membantu Anda meminimalisir tekanan dan masalah keseimbangan yang biasa dialami oleh seseorang yang mengalami cedera ini.

Posisi spooning adalah posisi wanita tidur dengan posisi miring dan menekuk kaki ke arah perut, membentuk posisi mirip sendok dengan pria berada di belakang wanita sambil memeluk tubuhnya.

Jika Anda kesulitan untuk penetrasi atau bergerak, gunakan bantal untuk membantu mengangkat panggul Anda. Ketika berhubungan dalam gaya bercinta spooning, wanita bisa mengangkat salah satu kakinya ke atas dan sedikit ke depan untuk memudahkan pria melakukan penetrasi. Sambil melakukan hubungan intim dengan posisi seks ini, pria bisa melingkarkan tangannya di tubuh wanita agar lebih intim.

Woman on top

Anda dan pasangan juga bisa menggunakan posisi woman on top alias wanita di atas. Posisikan pria duduk dengan menggunakan bantalan di belakang punggung. Posisi ini memungkinkan pria yang mengalami cedera saraf tulang belakang tidak banyak bergerak namun masih bisa menikmati seks.

Dalam melakukan aktivitas seksual, yang paling utama adalah Anda harus merasa nyaman dengan kondisi Anda dan menerima diri Anda sendiri. Anda yang paling tahu tentang posisi seperti apa yang nyaman. Berkomunikasi dan mengeksplorasi berbagai aktivitas dan posisi seksual dengan pasangan Anda juga akan membantu mencapai kepuasan satu sama lain. Dan harus Anda ingat, selain aktivitas seksual, masih banyak hal lain yang mempererat jalinan cinta antara Anda dan pasangan.

The post Posisi Seks yang Aman Bagi Pria Dengan Cedera Saraf Tulang Belakang appeared first on Hello Sehat.

Original Article