Proses Melahirkan Bayi Kembar yang Harus Diketahui Calon Orangtua

Kelahiran bayi kembar mungkin membuat Anda lebih gugup. Ini wajar, karena calon orangtua akan menyambut kehadiran dua bayi sekaligus. Karena itu, sebaiknya Anda memerhatikan baik-baik serba-serbi melahirkan bayi kembar di bawah ini.

Mengapa kebanyakan bayi kembar lahir prematur?

Para ahli memperkirakan bahwa setengah kasus bayi kembar akan dilahirkan prematur, sedangkan kembar tiga atau lebih biasanya akan lahir lebih cepat lagi.

Ada banyak alasan mengapa banyak bayi kembar lahir prematur. Dalam beberapa kasus, persalinan sudah tidak bisa ditunda lagi karena waktunya sudah tiba. Misalnya karena rahim sudah berkontraksi, air ketuban sudah pecah, atau leher rahim sudah membuka. Hamil anak kembar memang meningkatkan risiko persalinan lebih cepat.

Dalam kasus lainnya, terjadi komplikasi atau ada risiko tertentu yang dihadapi sehingga mau tidak mau, bayi kembar harus dilahirkan lebih cepat. Misalnya akibat tekanan darah tinggi saat hamil (hipertensi gestasional), masalah pada plasenta seperti plasenta previa dan abruptio plasenta, atau karena intrauterine growth restriction (IUGR), yaitu kondisi di mana satu atau lebih bayi Anda tidak berkembang sebagaimana mestinya di dalam kandungan.

Apa bedanya melahirkan bayi kembar dengan persalinan pada umumnya?

Bila Anda hamil anak kembar, diskusikan rencana persalinan Anda dengan dokter kandungan dan bidan Anda secepatnya. Calon orangtua akan dianjurkan untuk melahirkan bayi kembar di rumah sakit atau klinik bersalin dengan fasilitas yang memadai, bukan di rumah. Ini karena persalinan bayi kembar memiliki risiko komplikasi yang lebih tinggi daripada persalinan satu bayi.

Pada kebanyakan kasus, dokter dan bidan mungkin sudah merencanakan dan menentukan tanggal persalinan Anda pada trimester ketiga. Pada tanggal yang telah ditentukan tersebut, persalinan akan dirangsang (diinduksi) oleh tim medis. Diskusikan lebih lanjut dengan dokter dan bidan untuk detailnya, karena kondisi dan kehamilan setiap orang itu berbeda-beda.

Tim medis yang akan mendampingi Anda juga mungkin lebih banyak dalam persalinan bayi kembar. Termasuk satu orang dokter kandungan Anda, dokter spesialis anestesi (jika diperlukan), bidan, perawat, dan dua orang dokter anak (satu dokter untuk masing-masing anak). Kalau Anda melahirkan kembar tiga atau lebih, timnya mungkin jadi lebih banyak lagi.

Proses melahirkan bayi kembar

Pada dasarnya, proses melahirkan bayi kembar hampir mirip dengan proses melahirkan satu bayi. Dokter akan memasangkan alat monitor pada perut ibu bersalin untuk memantau kondisi bayi-bayi Anda dalam kandungan.

Setelah ketuban pecah, dokter mungkin memasangkan fetal scalp clip pada kepala bayi pertama untuk memantau aktivitas jantungnya. Tidak perlu khawatir, alat ini aman bagi ibu dan bayi.

Kemudian, bayi akan dilahirkan satu per satu, tergantung pada metode persalinan yang Anda pilih bersama dengan tim medis. Ibu mungkin akan diberikan infus berisi cairan dan obat untuk merangsang kontraksi rahim berikutnya.

Bila semua bayi Anda telah lahir, bidan dan dokter anak akan langsung memeriksa kondisi bayi-bayi Anda. Tim medis akan lantas menentukan apakah bayi Anda kembar identik atau tidak melalui plasentanya. Cara lain untuk memeriksa apakah bayi kembar identik yaitu melalui tes genetik (DNA).

Foto oleh Jenny Grim

Bisakah melahirkan bayi kembar lewat persalinan normal?

Hamil bayi kembar tidak menutup kemungkinan melahirkan normal (melalui vagina). Faktanya, empat dari sepuluh kasus persalinan kembar dilakukan melalui persalinan normal.

Melahirkan bayi kembar lewat persalinan normal mungkin saja dilakukan apabila Anda memenuhi syarat-syarat berikut ini.

  • Kehamilan Anda sehat
  • Anda dan bayi-bayi tidak berisiko mengalami komplikasi
  • Bayi-bayi Anda tidak identik (tidak berbagi plasenta yang sama)
  • Bayi pertama tidak sungsang
  • Semua bayi Anda sehat dan berkembang sebagaimana mestinya

Anda mungkin diberikan bius epidural sebelum melahirkan. Lalu dokter akan membimbing Anda untuk mengejan dan melahirkan bayi yang pertama. Setelah bayi pertama lahir, Anda bisa beristirahat sebentar sembari dokter memeriksa posisi bayi kedua dan melakukan pemeriksaan vagina.

Tak lama setelah kelahiran bayi pertama, leher rahim Anda akan membuka lagi untuk memberi jalan bagi bayi berikutnya. Namun, bila Anda tak kunjung mengalami kontraksi atau bukaan, dokter akan memberikan infus berisi obat hormon. Obat tersebut digunakan untuk memicu kontraksi dan bukaan.

Anda juga mungkin diberikan obat khusus untuk mencegah perdarahan hebat setelah kelahiran bayi pertama dan kedua.

Kalau ternyata bayi kedua (atau ketiga dan keempat) posisinya sungsang, dokter mungkin harus membenarkan dulu posisinya sebelum Anda bersalin lagi. Dalam kasus yang sangat langka, bayi selanjutnya akhirnya harus dilahirkan lewat operasi caesar untuk mengurangi risiko.

Melahirkan bayi kembar lewat operasi caesar

Kebanyakan bayi kembar memang dilahirkan melalui operasi caesar. Anda mungkin disarankan untuk melahirkan bayi kembar dengan operasi caesar kalau Anda dan bayi memiliki risiko komplikasi. Misalnya karena hal-hal berikut ini.

  • Posisi bayi pertama sungsang
  • Bayi-bayi Anda berbagi satu plasenta
  • Masalah lain pada plasenta seperti plasenta previa
  • Anda pernah kesulitan melahirkan normal pada persalinan sebelumnya
  • Anda sudah pernah melahirkan caesar
  • Kondisi gawat janin
  • Salah satu, kedua, atau ketiga bayi Anda mengalami masalah pertumbuhan dalam kandungan
  • Preeklampsia yang tidak bisa ditangani dengan obat-obatan
  • Prolaps tali pusar
  • Proses persalinan sudah berlangsung terlalu lama

Anda mungkin hanya diberikan bius epidural yang akan membuat bagian pinggul ke bawah mati rasa. Dengan begitu, Anda masih akan tetap terjaga selama dokter melakukan pembedahan.

Dalam kasus khusus dan gawat darurat, Anda bisa diberikan bius total sehingga Anda tidak sadarkan diri selama persalinan berlangsung.

Bayi akan diangkat satu per satu dalam persalinan caesar. Urutannya tergantung pada posisi dan plasenta bayi dalam kandungan.

The post Proses Melahirkan Bayi Kembar yang Harus Diketahui Calon Orangtua appeared first on Hello Sehat.

Original Article