Sehatkah Jika Bayi Sering Berkeringat

SehatFresh.com – Sebagai ibu muda atau baru pertama kali memiliki anak pasti banyak sekali hal yang dialami terasa baru baginya. Saat bayi menangis, bayi sulit minum ASI dan lain sebagainya masih sangat sulit ditangani karena sedikit pengalaman yang dimiliki. Oleh karena itu, ibu muda biasanya akan merasa tenang saat bayinya tidur karena berarti anaknya nyaman.

Meski bayi yang tertidur membuat anda tenang, kadang kala juga dapat membuat khawatir. Ibu khawatir karena saat tidur bayi kadangan mengerang, merintih dan atau berkeringat. Keadaan berkeringat saat tidur cukup membuat beberapa ibu merasa khawatir sebab keringat yang dikeluarkan bayi tidak sedikit bahkan sampai dahinya basah dengan keringat. Lalu apakah normal jika bayi sering berkeringat?

Normal atau tidak normalnya bayi yang sering berkeringat sebenarnya harus dilihat dulu apakah sebab dari keringat itu muncul. Karena beberapa keadaan dapat menyatakan bahwa sering berkeringatnya bayi anda adalah keadaan normal. Agar anda dapat memahaminya, berikut penjelasan apakah kebiasaan sering berkeringat pada bayi anda dianggap normal atau sebaliknya tidak normal:

Bayi sering berkeringat dianggap normal, Jika:

  1. Proses penyesuaian dengan suhu lingkungan

Dalam kondisi tertentu produksi kelenjar minyak dapat mengalami peningkatan. Contohnya kondisi ruangan yang panas sehingga tubuh bayi anda akan merasa tidak nyaman. Pengeluaran keringat berlebih bisa jadi mekanisme bayi dalam menormalkan suhu tubuhnya, sehingga masih di anggap normal.

  1. Kelenjar keringat bekerja dengan baik

Seringnya berkeringat pada bayi dapat menandakan bahwa sistem kelenjar keringatnya bekerja dengan baik. Hal itu karena kelenjar keringat yang baik mampu mengeluarkan keringat bersamaan dengan mengeluakan zat bahaya atau zat yang tidak diperlukan oleh tubuh sang bayi. Jadi bayi anda dalam keadaan yang baik.

  1. Berkeringat saat menyusui

Beberapa aktivitas dapat memicu produksi keringat bayi anda. Salah satunya saat menyusui. Ibu cenderung mendekap bayinya untuk menyusui. Aktivitas tersebut akan membuat bayi merasa hangat dan memicu keluarnya keringat.

Sering berkeringat diangap tidak normal, jika:

  1. Pertanda bayi anda demam

Saat anak terkena demam tinggi akan terjadi proses infeksi pada tubuh bayi sehingga memicu kelenjar keringat memproduksi keringat lebih banyak dibanding biasanya. Apabila bayi berkeringat banyak dan panas maka perlu diketahui bahwa bayi terkena demam dan rawat anak dengan memberikan istirahat cukup dan bila perlu kompres bayi agar suhu tubuhnya kembali normal.

  1. Adanya gangguan atau penyakit

Tak hanya demam, beberapa penyakit yang mungkin di derita bayi sehingga memicu keringat yang berlebih. Gangguan-gangguan tersebut seperti alergi, kistik fibrosis, gizi kurang dan hiperhidrosis. (DKA)

Original Article