Sering Curhat dan Jalan-Jalan Bersama Ibu Ternyata Membuatnya Panjang Umur, Lho!

Aktivitas yang padat dan ditambah dengan sibuk berkencan dengan pasangan atau bergaul dengan teman-teman dekat mungkin membuat Anda semakin jarang menghabiskan waktu berduaan dengan ibu. Padahal, beliau juga ingin berduaan dengan Anda si anak kesayangannya. Jika Anda masih ragu atau tidak sempat untuk meluangkan waktu untuk jalan-jalan bersama ibunda, artikel ini mungkin mampu meyakinkan Anda. Menurut sebuah penelitian, menghabiskan banyak waktu bersama ibu, bahkan sekadar mengajaknya makan siang berdua, dapat membuatnya lebih panjang umur.

Sering menghabiskan waktu dengan ibu membuatnya panjang umur

Para peneliti di University of California, San Francisco, menemukan bahwa dari hampir lebih seribu orang berusia lanjut, 43 persen orang yang berusia di atas 60 tahun merasa kesepian dan terisolasi dari lingkungan sekitarnya.

Mereka juga mencatat bahwa 23 persen orang lansia yang merasa kesepian cenderung mengalami masalah kesehatan dan akhirnya kematian lebih dini daripada 14% kelompok lansia yang yang tidak merasa sendirian karena selalu ditemani keluarga dekatnya.

Penelitian lain oleh Universitas Brigham Young di Utah pada tahun 2010 menemukan bahwa ikatan sosial adalah faktor penting untuk memperpanjang umur, membuktikan bahwa orang-orang yang berinteraksi dengan banyak teman dekat dan keluarga cenderung hidup lebih lama daripada mereka yang sendirian.

Demikian pula, sebuah laporan oleh English Longitudinal Study of Aging (ELSA) di University College, London (UCL) mengklaim bahwa orang-orang lansia yang hidupnya puas dan bahagia lebih mungkin untuk hidup panjang umur

Peneliti menyimpulkan bahwa kesepian dapat menyebabkan penurunan kualitas hidup dan dapat menyebabkan depresi, gangguan kognitif, dan masalah kesehatan lainnya seperti penyakit jantung koroner.

Bahkan, kesepian yang berlangsung lama bisa semakin memperburuk kondisi kesehatan seseorang. Dalam beberapa kasus, kesepian dalam jangka panjang dapat menyebabkan kematian dini pada orang-orang tua.

Kenapa begitu?

Begini, orangtua Anda dari dulu sudah sangat terbiasa untuk menghabiskan sebagian besar waktu dalam hidupnya untuk bersama Anda. Sejak mulai dari masa-masa mengganti popok sampai mungkin pada akhirnya berpisah ketika Anda dewasa dan harus mulai hidup mandiri — entah untuk lanjut sekolah di perguruan tinggi, meniti karier, atau membina rumah tangga Anda sendiri.

Anda dan ibu dulu mungkin sering sama-sama curhat tentang kehidupan masing-masing, atau bahkan dulu masih sering jalan-jalan berdua barang menemaninya pergi ke pasar. Namun sekarang, keadaan membuat Anda harus berada jauh dari orangtua.

Setiap manusia, berapa pun usianya, adalah makhluk sosial yang butuh interaksi sesamanya agar bisa bertahan hidup. Ketika kebutuhan ini tidak terpenuhi, pengaruhnya akan besar pada kesejahteraan hidupnya. Kesepian bisa membuat banyak perubahan dalam tubuh yang kemudian memicu timbulnya stres.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Inggris melaporkan bahwa stres karena kesepian bisa membuat seseorang sulit tidur nyenyak yang selanjutnya dapat meningkatkan efek stres akibat kesepian. Peneliti mengatakan bahwa sulit tidur atau rasa gelisah yang muncul menjelang tidur bisa terjadi karena merasa kurang aman atau akibat respons stres biologis yang meningkat.

Kesepian bisa mengubah perilaku orangtua

Kesepian tidak hanya jadi penyebab sulit tidur, melainkan bisa juga berdampak pada penurunan kualitas kesehatan fisik seseorang. Karena pada dasarnya, kesepian itu sendiri adalah suatu persepsi atau keadaan emosi terhadap hubungan sosial seseorang, dan hal ini bukan disebabkan oleh kesendirian.

Tidak seperti stres pada umumnya, stres yang disebabkan kesepian cenderung bertahan lama dan selalu terjadi berulang saat seseorang sedang mengalami suatu masalah.

Ditambah dengan pertambahan usia, seseorang orang yang mengalami kesepian akan lebih cepat mengalami penurunan fungsi kognitif. Hal ini dikarenakan interaksi sosial juga berpengaruh terhadap cara kerja otak dan kekuatan memori. Itu kenapa orang kesepian lebih berisiko mengalami penurunan fungsi pada sistem saraf pusat otaknya.

Salah satu dampak dari merasa kesepian adalah menurunnya kemampuan untuk mengendalikan pikiran dan emosi yang kemudian memicu perubahan perilaku. Pada umumnya, individu yang mengalami kesepian akan sulit untuk mempertahankan gaya hidup yang sehat.

Lalu, harus bagaimana?

Karena itu, sebaiknya sesibuk apa pun urusan atau pekerjaan Anda, luangkan banyak waktu untuk bersama ibu Anda. Tak cuma ibu, lho! Anda juga harus lebih banyak menyempatkan waktu untuk bertukar kabar dengan ayah Anda.

Ajak orangtua Anda jalan-jalan, menonton bioskop, atau sekedar makan malam bersama bisa membuat orangtua Anda merasa masih ada orang lain yang peduli dengannya. Saling berbagi cerita dengan orangtua dan tetap menunjukkan perhatian untuk orangtua Anda juga dapat membantu ia merasa bahagia.

Hal ini akan memberikan dampak yang baik untuk kehidupan, kesehatan, suasana hati, bahkan keadaan emosional orangtua Anda. Orangtua Anda akan memiliki kondisi kesehatan yang lebih baik.

The post Sering Curhat dan Jalan-Jalan Bersama Ibu Ternyata Membuatnya Panjang Umur, Lho! appeared first on Hello Sehat.

Original Article