Sulit Dideteksi, 9 Gejala Ini Menandakan Perdarahan Dalam Tubuh

Saat Anda cedera, ada dua kemungkinan perdarahan yang terjadi: perdarahan luar atau perdarahan dalam (internal bleeding). Jika pada perdarahan luar Anda bisa melihat sendiri lukanya, beda cerita dengan perdarahan dalam. Kondisi ini tidak akan terlihat karena tertutup oleh kulit. Anda akan susah sekali mendeteksinya, bahkan tidak mengetahuinya hingga muncul berbagai gejala sebagai sinyal tubuh untuk memberitahukan hal ini.

Berbagai gejala perdarahan dalam

Saat organ tertentu mengalami kerusakan akibat cedera atau trauma dan mengalami perdarahan, Anda akan merasakan berbagai gejala. Biasanya gejala akan muncul langsung atau beberapa waktu setelah terjadinya cedera, trauma, atau kerusakan pada bagian tubuh tertentu. Berikut ini berbagai gejala umum yang perlu diwaspadai saat Anda mengalami perdarahan dalam:

1. Kliyengan dan lemas

kepala pusing

Saat Anda kehilangan banyak darah, efek yang akan Anda rasakan ialah kepala kliyengan atau pusing. Selain itu, Anda juga akan merasa lemas. Kondisi ini biasanya tergantung pada seberapa banyak darah yang hilang.

Jika Anda hanya kehilangan sedikit darah maka Anda biasanya akan merasa pusing ketika mencoba bangun dari duduk atau tempat tidur untuk berdiri yang sering disebut hipotensi ortostatik.

2. Nyeri di bagian tertentu

sakit perut dan keputihan

Nyeri adalah gejala perdarahan internal yang paling umum karena darah dapat mengiritasi jaringan. Biasanya rasa nyeri tak selalu mencerminkan bagian tubuh yang terluka saja. Misalnya, jika Anda mengalami perdarahan di perut tetapi rasa sakit justru di bagian bahu. Oleh sebab itu, Anda perlu mencermati rasa nyeri yang kerap muncul karena tandanya ada bagian tubuh yang mengalami masalah.

3. Sesak napas

tanda hipertensi paru

Rasa sesak atau kesulitan untuk menarik napas dalam bisa menandakan tubuh mengalami internal bleeding. Apalagi jika Anda mengalami rasa sesak setelah mengalami cedera tertentu. Pasalnya, saat tubuh kehilangan darah, sel darah merah dan hemoglobin yang dibawa tubuh ke jaringan termasuk jantung dan paru menjadi lebih sedikit. Akibatnya, oksigen yang dipasok pun sedikit sehingga hal ini bisa mengakibatkan sesak napas.

Selain itu, kondisi ini juga bisa terjadi saat darah yang menumpuk di perut mendorongnya ke atas diafragma sehingga membatasi aliran udara ke paru-paru.

4. Nyeri dada atau bahu

jenis serangan jantung

Nyeri pada dada atau bahu juga menjadi salah satu gejala yang perlu diwaspadai. Pasalnya, perdarahan yang mengalir ke arah dada bisa menyebabkan nyeri dada dan perdarahan ke perut bisa mengiritasi diafragma yang dapat menyebabkan nyeri bahu. Nyeri dada juga bisa muncul saat tubuh mengalami perdarahan internal di bagian mana pun disebabkan karena kurangnya oksigen yang dikirim ke arteri koroner jantung.

5. Kesemutan di tangan atau kaki

Kesemutan

Saat kehilangan darah, tubuh sering kali membatasi sirkulasi ke bagian tangan dan kaki dan mengarahkan alirannya ke bagian tubuh yang lebih vital seperti jantung dan otak. Akibatnya, bagian ujung-ujung tubuh seperti tangan dan kaki hanya mendapatkan sedikit pasokan darah hingga akhirnya bereaksi dengan menunjukkannya lewat kesemutan.

6. Gangguan penglihatan dan saraf

ciri-ciri mata silinder

Perubahan penglihatan yang bisa terjadi akibat perdarahan dalam ialah penglihatan ganda (objek tampak berbayang). Selain itu, Anda juga akan mengalami berbagai masalah pada saraf yang ditandai dengan lemah atau mati rasa di salah satu sisi tubuh, sakit kepala yang parah, atau kehilangan koordinasi yang biasanya menjadi tanda adanya perdarahan pada otak.

7. Mual dan muntah

perkembangan janin 3 minggu

Mual dan muntah bisa menjadi tanda internal bleeding, terutama saat Anda mengalami perdarahan di saluran pencernaan dan juga otak. Biasanya, kondisi ini juga bisa muncul segera setelah Anda mengalami trauma atau cedera yang menekan bagian perut atau mengenai kepala.

8. Feses berwarna hitam

fakta buang air besar wanita

Feses berwarna hitam bisa menunjukkan adanya perdarahan di perut atau usus kecil. Pasalnya, feses yang normal memiliki warna cokelat kekuningan. Oleh karena itu, Anda perlu memerhatikan dengan jeli warna feses setiap kali buang air besar.

9. Keluar darah

kanker yang menyebabkan mimisan

Dalam beberapa kasus, perdarahan di dalam organ ditandai dengan keluarnya darah dari berbagai bukaan pada tubuh. Biasanya bagian-bagian yang mengeluarkan darah jika terjadi perdarahan di dalam yaitu mulut, hidung (mimisan), telinga, anus, vagina, dan juga saluran kencing.

Berbagai gejala yang telah disebutkan biasanya menjadi gejala umum Anda mengalami perdarahan di dalam. Namun, setiap bagian tubuh tertentu yang mengalami perdarahan umumnya akan menunjukkan berbagai gejala spesifik yang berbeda. Intinya, jika Anda mulai merasakan beberapa gejala seperti yang telah dibahas terutama setelah mengalami cedera atau trauma, segera konsultasikan ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

The post Sulit Dideteksi, 9 Gejala Ini Menandakan Perdarahan Dalam Tubuh appeared first on Hello Sehat.

Original Article