Waspadai Vitiligo Pada Anak, Samakah Dengan Orang Dewasa?

Vitiligo adalah perubahan warna kulit di bagian tubuh tertentu yang disebabkan oleh hilangnya pigmen kulit. Meski sebagian besar kasus vitiligo muncul di usia dewasa, tapi masalah kulit ini juga bisa hadir sejak masih kanak-kanak, lho. Lantas, di usia berapa biasanya vitiligo pada anak mulai muncul dan adakah cara untuk mengobatinya?

Vitiligo pada anak, apa yang membedakannya dengan orang dewasa?

vitiligo bisa sembuh

Timbulnya perubahan warna kulit berupa bercak putih lebar berwarna putih susu dinamakan vitiligo. Kondisi ini bisa terjadi pada usia berapa saja dan menyerang jenis kulit apa pun. Tidak hanya orang dewasa, anak yang mengalami vitiligo juga akan merasa kurang percaya diri akibat perbedaan warna kulit yang tidak merata.

Namun, Anda tidak perlu khawatir. Vitiligo bukanlah penyakit menular yang mengancam nyawa. Perubahan warna ini biasanya mulai muncul di area yang paling sering terkena sinar matahari seperti wajah, leher, tangan, lutut, dan siku. Lama-lama, vitiligo pada anak dapat menjalar ke bagian tubuh lainnya.

Usia empat sampai lima tahun merupakan masa di mana vitiligo pada anak paling sering muncul. Namun terkadang, anak di bawah usia satu tahun pun sudah dapat mengalami vitiligo.

Jenis vitiligo terbagi menjadi dua: vitiligo segmental dan vitiligo nonsegmental. Vitiligo segmental adalah jenis vitiligo yang jarang terjadi. Kondisi ini ditandai dengan bercak putih yang hanya muncul di satu area tubuh saja (vitiligo lokal). Sementara vitiligo nonsegmental merupakan kondisi umum di mana bercak menyebar di bagian tubuh mana pun.

Nah, perbedaan mendasar antara vitiligo anak dan dewasa ada dua poin besar. Pertama, vitiligo pada anak lebih banyak menyerang anak perempuan. Kedua, jenis vitiligo yang sering dialami anak adalah vitiligo segmental.

Sebagai orangtua, perhatikan bila Anda melihat kemunculan gejala vitiligo di kulit anak:

  • Muncul bercak putih
  • Warna kulit berubah, pada satu atau beberapa area tubuh
  • Warna rambut, alis, bulu mata, ikut berubah
  • Perubahan warna pada retina serta lapisan dalam pada mulut dan hidung

Apa penyebab vitiligo pada anak?

Sayangnya, para pakar kesehatan belum bisa menentukan secara pasti apa yang jadi penyebab vitiligo. Sejauh ini vitiligo dianggap sebagai penyakit autoimun, yakni adanya gangguan karena sistem kekebalan tubuh yang menyerang sel-sel sehat dalam tubuh.

Ini dipicu oleh peran sistem kekebalan tubuh yang justru menghancurkan sel melanosit, yaitu penghasil pigmen melanin dalam kulit. Padahal, melanosit bertanggung jawab untuk memberi warna kulit sekaligus melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar matahari. Alhasil, warna asli kulit menghilang dan jadi memudar seputih susu.

Vitiligo pada anak juga diduga sebagai kondisi kelainan genetik karena ternyata sebagian besar jumlah anak yang mengalami vitiligo memiliki riwayat anggota keluarga yang mengalami vitiligo.

Bisakah vitiligo pada anak diobati?

vitiligo anak
Sumber: Vitiligo Clinic

Sama seperti vitiligo pada orang dewasa, vitiligo yang dialami anak sulit disembuhkan sepenuhnya. Namun, tetap ada beberapa pengobatan yang bisa diberikan guna memperbaiki tampilan warna kulit, seperti:

1. Menggunakan krim kortikosteroid

Krim kortikosteroid merupakan pengobatan awal yang cukup berhasil untuk vitiligo segmental. Sayangnya, pengobatan ini tidak terlalu ampuh mengatasi warna kulit yang terus berubah. Penggunaan krim kortikosteroid memang sebaiknya rutin dilakukan, tapi ada berbagai risiko kesehatan yang mengintai anak bila digunakan untuk jangka panjang.

2. Calcineurin inhibitors (TCIs)

Pengobatan ini bekerja dengan menghambat sistem kekebalan tubuh yang membuat perubahan pigmen melanin kulit. Calcineurin inhibitors dinilai telah berhasil untuk memperlambat perkembangan vitiligo pada anak, dengan efek samping yang jauh lebih ringan daripada pakai krim kortikosteroid.

3. Fotototerapi (terapi cahaya)

Terapi cahaya memanfaatkan sinar ultraviolet A (UVA) dan B (UVB) guna mengembalikan warna kulit akibat vitiligo. Sedikit berbeda pada anak, biasanya dokter akan membatasi dan mengombinasikan terapi ini dengan terapi lain karena dianggap kurang tepat untuk usia anak.

4. Operasi

Operasi atau pembedahan bukanlah pilihan pertama yang ditempuh untuk mengobati vitiligo anak. Pilihan ini baru akan diambil jika anak yang mengalami vitiligo segmental tidak mampu diobati dengan cara lain. Operasi tidak dianjurkan bagi anak-anak yang masih kecil atau anak dengan bercak vitiligo yang belum terlalu parah.

Beri pengertian pada anak

Anak dengan vitiligo mungkin akan memiliki masalah kepercayaan diri, minder, bahkan malu karena merasa berbeda dengan teman-teman sebayanya. Maka itu, selain memberikan perawatan fisik sebaiknya sertakan juga dengan perawatan psikologis guna membantu menjaga kondisi emosional mereka.

Anda bisa menemui dokter yang ahli menangani vitiligo anak, serta bantu anak menemukan teman seusianya yang juga mengalami hal serupa. Usahakan untuk senantiasa mendorong anak melakukan hal-hal positif yang bisa membangkitkan semangatnya.

The post Waspadai Vitiligo Pada Anak, Samakah Dengan Orang Dewasa? appeared first on Hello Sehat.

Original Article